0 menit baca 0 %

Cegah Stunting, Penyuluh Agama dan PKB Kampar Utara Bergerak Bersama

Ringkasan: Kampar Utara ( Kemenag )--Upaya pencegahan stunting di Kecamatan Kampar Utara terus digencarkan melalui sinergi lintas sektor. Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Kampar Utara, Fadlah, S.Pd., bersama Koordinator Lapangan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kecamatan Kampar Utara, Drs.

Kampar Utara ( Kemenag )--Upaya pencegahan stunting di Kecamatan Kampar Utara terus digencarkan melalui sinergi lintas sektor. Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Kampar Utara, Fadlah, S.Pd., bersama Koordinator Lapangan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kecamatan Kampar Utara, Drs. Yulisman, melakukan konsultasi dan penyuluhan kepada masyarakat terkait bahaya dan pencegahan stunting pada anak balita.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak di bawah lima tahun akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, terutama pada masa 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Dampaknya, anak menjadi lebih pendek dibandingkan anak seusianya, dengan risiko gangguan perkembangan fisik dan kognitif.

Dalam penyampaiannya, Fadlah menekankan bahwa pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga memerlukan dukungan tokoh agama.

 “Islam mengajarkan kita untuk menjaga kesehatan anak sejak lahir, bahkan sejak dalam kandungan. Pencegahan stunting adalah bagian dari tanggung jawab moral dan agama kita untuk melahirkan generasi yang kuat,” ujarnya.

Sementara itu, Drs. Yulisman menyampaikan bahwa edukasi gizi dan pola asuh yang tepat harus dilakukan secara berkelanjutan.

“Pencegahan stunting memerlukan kolaborasi semua pihak. Kami berharap masyarakat semakin sadar untuk memperhatikan asupan gizi anak, kebersihan lingkungan, dan perawatan kesehatan sejak dini,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang, pola asuh yang benar, dan kebersihan lingkungan dapat meningkat, sehingga angka stunting di Kecamatan Kampar Utara dapat ditekan secara signifikan ( Fatmi/KUA Kpr Utara)