Kemenag (Kuansing)– Program Catin Bersemi (Calon Pengantin Bersama Sejukkan Bumi) yang diinisiasi oleh Kantor Urusan Agama Kecamatan Kuantan Mudik terus berlanjut dan membuahkan hasil positif. Program ini merupakan implementasi nyata dari ekoteologi Kementerian Agama, yakni sinergi antara nilai-nilai keagamaan dan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Pada kesempatan kali ini, pasangan calon pengantin Ozi Aprian Putra dan Martita Mardiah Putri turut ambil bagian dalam gerakan penghijauan tersebut dengan melakukan penanaman bibit pohon kelapa di Desa Pulau Binjai, Kecamatan Kuantan Mudik.
“Kami merasa senang bisa ikut menanam pohon sebagai bagian dari persiapan menuju pernikahan. Ini jadi simbol harapan kami agar kehidupan rumah tangga kami nanti bisa tumbuh kuat dan memberi manfaat seperti pohon yang kami tanam,” ungkap Ozi dengan semangat. (1/08/25)
Program Catin Bersemi tidak hanya menekankan pada kesiapan mental dan spiritual calon pengantin, tetapi juga mengajak mereka memiliki kesadaran ekologis sejak dini. Menanam pohon dalam momen penting seperti ini menjadi bentuk simbolik bahwa pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga turut serta menjaga dan merawat bumi.
Kepala KUA Kuantan Mudik, Arisman Arianto, S.Sos.I, mengapresiasi komitmen para calon pengantin yang telah berpartisipasi aktif dalam program ini.
“Setiap pohon yang ditanam adalah bentuk cinta, bukan hanya untuk pasangan, tapi juga untuk generasi yang akan datang. Program ini bagian dari kontribusi calon pengantin terhadap bumi dan masyarakat,” jelasnya. (4/08/25)
Penanaman dilakukan di lahan yang disiapkan bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat. Ke depan, KUA Kuantan Mudik berkomitmen untuk terus mengembangkan program Catin Bersemi dengan melibatkan lebih banyak calon pengantin dan memperluas wilayah penghijauan. (AS)