0 menit baca 0 %

Ciptakan Kerjasama, Kasi Bimas Islam Adakan Rapat Program Kerja

Ringkasan: Dumai (Kemenag) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) adakan Rapat Program Kerja Bimas Islam. Rapat yang dilaksanakan bertujuan untuk mengevaluasi program sebelumnya, serta menyusun program yang baru.

Dumai (Kemenag) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) adakan Rapat Program Kerja Bimas Islam. Rapat yang dilaksanakan bertujuan untuk mengevaluasi program sebelumnya, serta menyusun program yang baru. Selasa (17/06/2025)

Rapat Program Kerja dibuka langsung oleh Kepala Seksi (Kasi) Bimas Islam H. Muhammad Yunus menyampaikan bahwasanya kegiatan ini dilaksanakan untuk saling berbagi dan mencari solusi setiap masalah yang ditemukan dilapangan. Hadir dalam rapat program kerja Bimas Islam KUA Kecamatan Se-Kota Dumai, Perwakilan Penyuluh Se-Kota Dumai serta Staff pada Seksi Bimas Islam.

Lanjut, Sukarsih Staff Bimas Islam menjelaskan terkait BOP (Biaya Operasional) Penyuluh yang mulai disediakan tahun ini sebagai pendukung kegiatan operasional khususnya penyuluh. Dalam hal ini Sukarsih menjelaskan secara teknis dan tata cara penggunaan BOP penyuluh yang melibatkan kolaborasi antara KUA dan Penuyuluh, “Adapun mekanismenya ialah penyuluh disetiap kecamatan diminta untuk membuat RAB (Rencana Anggaran Biaya) untuk membuat suatu kegiatan yang akan dilaksanakan kemudian melaporkan ke KUA untuk disampaikan ke seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Kota Dumai.” Jelas Sukarsih

Kasi Bimas Islam H. Muhammad Yunus berharap kepada seluruh Penyuluh Agama Islam Se- Kecamatan Kota Dumai untuk melaksanakan kegiatan ini sesuai dengan tupoksi penyuluh dan dikolaborasikan dengan asta cita presiden.

Terakhir, H. Muhammad Yunus Kasi Bimas Islam menegaskan, “untuk kedepannya seksi bimas islam akan turun kelapangan mendata secara langsung terkait program kerja yang ada dibimas islam seperti produk yang belum bersertifikat halal, mendata anak-anak yang mempunyai potensi untuk diikut sertakan dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), dan mendata Mesjid, Musholla serta Majelis Taqlim yang belum lengkap perizinannya.” Ucap H. Muhammad Yunus

Dalam hal ini Kasi Bimas Islam meminta kepada seluruh KUA dan Penyuluh Agama Islam Se-Kota Dumai untuk bekerjasama dalam menjalankan program kerja kedepannya. “Jangan berpikir apa yang akan kita dapatkan, tapi berpikirlah atas apa yang bisa kita berikan kepada masyarakat.” Tutup Kasi Bimas Islam (Ayu)