0 menit baca 0 %

Ciptakan Lingkungan Sehat, PAI KUA Tanah Putih Sampaikan Pentingnya Rajut Silaturrahmi dan Bahaya Narkoba

Ringkasan: Rokan Hilir (Kemenag) -  Senin Malam (28/04/2025) warga RT 004 Sintong Bakti, Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir, menggelar perwiritan rutin yang dipandu oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Tanah Putih, Mustopa. Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh para tokoh masy...

Rokan Hilir (Kemenag) -  Senin Malam (28/04/2025) warga RT 004 Sintong Bakti, Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir, menggelar perwiritan rutin yang dipandu oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Tanah Putih, Mustopa. Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh para tokoh masyarakat, RT, pemuda, serta jamaah setempat.

Pada penyuluhan kali ini Mustopa mengangkat dua tema penting, yakni “Merajut Silaturrahmi dan Bahaya Narkoba”. Mustopa membuka ceramah dengan menekankan pentingnya menjaga silaturrahmi, khususnya di lingkungan RT 004 Sintong Bakti.

"Masyarakat sering kali terpecah karena perbedaan suku, Namun, kita harus ingat bahwa perbedaan itu sunnatullah, dan jangan sampai memutus silaturrahmi di antara kita. Persatuan adalah kunci bagi kemajuan bersama," ujar Mustopa. Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Silahturahmi sebagai ajang memperkuat hubungan antar warga, bukan justru sebaliknya.

Selain itu, Mustopa juga mengingatkan para hadirin tentang bahaya narkoba, terutama bagi generasi muda. "Narkoba adalah ancaman serius bagi bangsa kita. Generasi muda yang terjerumus dalam narkoba akan kehilangan masa depan, dan ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melindungi mereka. Jangan hanya mengandalkan aparat, masyarakat juga harus aktif menjaga lingkungan dari bahaya ini," tegas Mustopa.

Ceramah tersebut disambut baik oleh para tokoh masyarakat dan jamaah yang hadir. Mereka sepakat bahwa menjaga kebersamaan dan memerangi narkoba adalah tanggung jawab bersama, terutama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi generasi penerus.

Acara perwiritan ini diakhiri dengan doa bersama, memohon keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT bagi seluruh warga Sintong Bakti, serta harapan agar Perbedaan Suku tidak memecah belah persaudaraan.(Taufik/Humas)