0 menit baca 0 %

Class Meeting MAN 2 Kepulauan Meranti Tahun 2025: Panggung Ekspresi, Ajang Prestasi, dan Wadah Inspirasi Siswa

Ringkasan: Meranti(Kemenag)- Suasana MAN 2 Kepulauan Meranti  berbeda dari biasanya. Deretan kursi berjajar rapi di sekitar panggung yang berdiri gagah di tengah lapangan utama madrasah. Satu per satu siswa mulai berdatangan, mengenakan pakaian rapi, membawa alat musik, bahkan beberapa tampak sibuk melakukan...

Meranti(Kemenag)- Suasana MAN 2 Kepulauan Meranti  berbeda dari biasanya. Deretan kursi berjajar rapi di sekitar panggung yang berdiri gagah di tengah lapangan utama madrasah. Satu per satu siswa mulai berdatangan, mengenakan pakaian rapi, membawa alat musik, bahkan beberapa tampak sibuk melakukan gladi resik dan pemanasan vokal. Wajah-wajah antusias memenuhi udara. Inilah momen yang telah dinanti: Class Meeting Semester II Tahun 2025, Senin pagi(16/6).

Class Meeting bukan sekadar jeda hiburan di antara kegiatan akademik. Bagi MAN 2, ini adalah tradisi berharga yang menjadi ruang bebas bagi siswa untuk mengekspresikan bakat, menjalin kebersamaan, dan menumbuhkan rasa percaya diri. Dengan mengusung dua kategori lomba, yaitu Lomba Lagu Pop dan Lomba Lagu Religi, acara ini benar-benar menjadi panggung kreativitas.

Tak hanya para peserta yang menunjukkan antusiasme, panitia pelaksana yang berasal dari OSIM (Organisasi Siswa Intra Madrasah) pun tak kalah semangat. Di bawah kepemimpinan Abi Taufikul Hakim sebagai ketua, para anggota panitia bekerja dengan penuh dedikasi. Mereka tak segan untuk terus belajar, bertanya, dan berdiskusi aktif dengan guru pembimbing demi memastikan setiap detail acara berjalan lancar. Semangat belajar dan kerja keras mereka menjadi bukti bahwa kepanitiaan bukan hanya soal tanggung jawab, tetapi juga proses pembelajaran yang membentuk karakter kepemimpinan sejati.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Madrasah, Syar’an Susilo, yang memberikan sambutan penuh motivasi dan harapan.

 “Kami tidak hanya mendidik siswa menjadi cerdas secara akademik, tetapi juga unggul secara emosional dan spiritual. Lewat class meeting ini, kami ingin membangun karakter, memperkuat solidaritas, dan memberi ruang seluas-luasnya kepada siswa untuk menunjukkan potensi mereka. Jangan takut tampil, karena setiap suara, setiap lagu, adalah bagian dari langkah menuju masa depan,” ujar beliau yang langsung disambut tepuk tangan meriah.

Haripertama Lomba, suasana berubah lebih khidmat namun tetap meriah. Ini adalah giliran Lomba Lagu Religi. Seluruh peserta wajib menyanyikan Mars Madrasah sebagai lagu pembuka, sebelum melanjutkan penampilan mereka secara kelompok sesuai undian. Lomba kategori nasyid ini menjadi sorotan karena tidak hanya menampilkan keindahan suara, tetapi juga penghayatan pesan moral dalam setiap liriknya. Beberapa peserta bahkan menambahkan sentuhan harmoni, beatbox, dan tepuk tangan ritmis, menjadikan penampilan mereka sangat unik dan berkesan.

Hari kedua lomba dilaksanakan, yaitu Selasa, 17 Juni 2025, dipenuhi dengan suara riuh penuh semangat. Lomba karaoke lagu pop menjadi daya tarik tersendiri. Dari lagu-lagu galau hingga yang penuh semangat, peserta tampil tanpa ragu. Beberapa bahkan mengundang decak kagum karena keberanian dan kualitas vokalnya. Suasana begitu hidup, seolah seluruh madrasah ikut bernyanyi bersama.

Salah satu peserta, Nabila salah satu peserta Solo Song, mengaku awalnya gugup, namun pengalaman tampil di panggung membuatnya lebih berani.

 “Saya hampir tidak ikut, karena takut tampil. Tapi teman-teman terus menyemangati. Akhirnya saya mencoba, dan ternyata seru banget. Ini pengalaman yang bikin saya lebih percaya diri. Bahkan sekarang saya jadi ingin ikut lomba lagi ke depannya,” ujarnya penuh semangat.

Tak hanya siswa, para guru pun tampak menikmati acara. Beberapa bahkan ikut menyumbangkan lagu sebagai hiburan di sela perlombaan. Suasana menjadi begitu hangat dan akrab, mempererat hubungan antara guru dan siswa di luar jam pelajaran.

Antusiasme siswa, keunikan penampilan, dan semangat kompetitif yang sehat menjadi warna utama dalam kegiatan ini. Lebih dari sekadar lomba, Class Meeting MAN 2 Tahun 2025 telah menjadi momen berharga untuk mengenali potensi tersembunyi, menyalakan api semangat, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap madrasah.

Melalui kegiatan seperti ini, MAN 2 Kepulauan Meranti membuktikan bahwa madrasah bukan hanya tempat untuk belajar ilmu, tetapi juga laboratorium kehidupan—di mana siswa diasah tidak hanya otaknya, tetapi juga hati dan keterampilannya. Dan siapa tahu, dari panggung sederhana di tengah lapangan madrasah ini, akan lahir penyanyi hebat, pemimpin masa depan, dan pribadi-pribadi yang menginspirasi dunia. (HMS-DR)