0 menit baca 0 %

Coffee Morning Insan Pers, Kemenag Berdampak dan Pentingnya Hadir Negara Dalam Masalah

Ringkasan: Riau (Kemenag) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, menggelar kegiatan Coffee Morning bersama insan pers, bertempat di Aula Bagian Tata Usaha, Kamis (18/12/2025). Kegiatan ini dihadiri sejumlah media lokal sebagai bagian dari upaya penguatan komunikasi dan keterbukaan inf...

Riau (Kemenag) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, menggelar kegiatan Coffee Morning bersama insan pers, bertempat di Aula Bagian Tata Usaha, Kamis (18/12/2025). Kegiatan ini dihadiri sejumlah media lokal sebagai bagian dari upaya penguatan komunikasi dan keterbukaan informasi publik. Hadir serta Kepala Bidang Urusan Agama Islam, Muhammad Fakhri; Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Jisman; Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf, Masjekki Amri. 

Dalam pertemuan tersebut, Kakanwil Kemenag Riau memaparkan berbagai program strategis Kementerian Agama, termasuk arah kebijakan dan rencana kerja ke depan. Ia menegaskan bahwa Kemenag terus berkomitmen menghadirkan program yang berdampak langsung bagi umat, sejalan dengan pesan Menteri Agama Republik Indonesia yang menekankan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama, menghadirkan kemaslahatan Kemenag untuk umat, serta membentuk aparatur sipil negara yang cerdas dan berintegritas.

Kakanwil juga menyampaikan penjelasan terkait gerakan donasi berempati yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kemenag, Qomarudin Amin. Gerakan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Asta Protas Kemenag dengan tagline Kemenag Berdampak. Hingga saat ini, Kanwil Kemenag Provinsi Riau telah menghimpun donasi sebesar Rp1.566.938.544 yang berasal dari 12 kabupaten dan kota se-Provinsi Riau, dan telah disalurkan melalui rekening BSI Kemenag Pusat.

Selain itu, Kakanwil mengungkapkan bahwa madrasah dan pondok pesantren di Riau turut berinisiatif menggalang dan memberangkatkan bantuan kemanusiaan berupa logistik serta pakaian layak pakai. Bahkan, terdapat Kepala Kantor Kemenag kabupaten yang secara langsung mengantarkan bantuan tersebut ke wilayah Tapanuli Tengah.

Disampaikan pula bahwa pada hari ini Menteri Agama bersama Badan Amil Zakat Nasional bertolak ke Aceh untuk mengantarkan bantuan kemanusiaan, salah satunya berupa mesin genset untuk rumah-rumah ibadah. Bantuan tersebut menjadi sangat penting mengingat kondisi infrastruktur yang terdampak, di mana empat jembatan penghubung Sumatera Utara dan Aceh dilaporkan putus, dan baru dua jembatan yang saat ini dalam proses penanganan.

Dalam kesempatan itu, Kakanwil juga menyinggung arah kebijakan Kemenag, ia menjelaskan bahwa dengan telah terpisahnya Kementerian Haji dan Umrah, maka Asta Protas ketujuh yang sebelumnya tentang sukses haji dialihkan menjadi program pemberdayaan rumah ibadah.

Program pemberdayaan rumah ibadah tersebut mengatur agar rumah ibadah yang berada di lintas provinsi wajib membuka layanan 24 jam, dengan melibatkan Kantor Urusan Agama setempat. Di Provinsi Riau, terdapat 373 masjid yang masuk dalam program ini, dan kebijakan tersebut juga berlaku bagi rumah ibadah agama lain seperti vihara dan gereja. Program ini akan mulai diterapkan pada masa Natal dan Tahun Baru serta dilaksanakan secara berkelanjutan.

Menutup pemaparannya, Kakanwil menegaskan pentingnya penguatan tata kelola digital dan pemangkasan birokrasi di lingkungan Kementerian Agama. Digitalisasi diharapkan mampu menyederhanakan proses administrasi seperti surat-menyurat dan rekomendasi layanan, sehingga pelayanan publik menjadi lebih cepat, efektif, dan transparan. #