Daftar Tunggu Haji Riau Penuh, Porsi Tertinggi 34007
Ringkasan:
Pekanbaru, 6/6 (Humas)- Berdasarkan peraturan Menteri Agama RI Nomor 6 Tahun 2010, terhitung 3 Mei lalu setoran awal haji Rp 25 juta. Padahal, sebelumnya hanya Rp 20 juta. Disamping itu, keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) harus sesuai identitas domisili, atau tidak boleh pindah.
Pekanbaru, 6/6 (Humas)- Berdasarkan peraturan Menteri Agama RI Nomor 6 Tahun 2010, terhitung 3 Mei lalu setoran awal haji Rp 25 juta. Padahal, sebelumnya hanya Rp 20 juta. Disamping itu, keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) harus sesuai identitas domisili, atau tidak boleh pindah.
Kabid Haji Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Riau Drs H A Jalaluddin beberapa waktu lalu ketika ditemui menjelaskan, saat ini daftar tunggu haji Riau hingga 2016 telah penuh, dengan porsi tertinggi 34007. Artinya nomor porsi berada di bawah angka yang berhak melunasi ongkos haji (ONH).
Kita masih menunggu perpres besaran ONH, karena persolaan itu masih dibahas oleh komisi 8 DPRD RI, jelas Jalaluddin. Jalaluddin juga mengatakan keberangkatan JCH 2010 ini sudah berangkat dari Embarkasi Batam. Oleh karenanya, JCH yang sudah termasuk dalam porsi keberangkatan, diminta agar mempersiapkan mental, serta praktik ibadah menuju tanah suci nantinya.
Makanya, kami minta kepada para Kepala KUA agar berkomitmen memberikan pelayanan pra manasik haji, jelas Jalaluddin. Hal ini disampaikan Jalaluddin setelah memberikan pembekalan kepada seluruh penghulu, pengurus BAZ serta bank penerima setoran (BPS).
Kita harapkan sebelum adanya besaran ONH, semua kesiapan telah dilakukan termasuk pelaksanaan pra manasik haji. Praktek ibadah ini sangat penting, sebagai bekal dasar untuk para JCH, terangnya.
Sementara itu ditempat terpisah, Kepala Kementerian Agama Kota Dumai Drs H Darawi MA mengatakan para JCH telah diberikan pembekalan pra manasik haji selama dua bulan secara kolektif dan dilaksanakan oleh KBIH dan organisasi IPHI. Kegiatan itu dilanjutkan di tingkat KUA masing-masing, bulan Juni ini.
Kita berharap para JCH agar mempersiapkan diri menjelang keberangkatan. Paling tidak asupan materi yang telah diberikan itu menajdi acuan untuk melaksanakan ibadah haji ditambah panduan buku, tuturnya. (js)