0 menit baca 0 %

Dai Desa-desa Terpencil dan Daerah Tertinggal Harus Dirangkul

Ringkasan: Pekanbaru, 18/5 (Humas)- Bertempat di Gedung Daerah Kompleks Gubernuran Pekanbaru, Gubernur Riau yang diwakili oleh Wabup Drs. H. Mambang Mit menyampaikan sambutan dan sekaligus membuka Silaturrahim Da`i Transmigrasi dan Daerah Tertinggal Se Sumatera, Senin malam (17/5).
Pekanbaru, 18/5 (Humas)- Bertempat di Gedung Daerah Kompleks Gubernuran Pekanbaru, Gubernur Riau yang diwakili oleh Wabup Drs. H. Mambang Mit menyampaikan sambutan dan sekaligus membuka Silaturrahim Da`i Transmigrasi dan Daerah Tertinggal Se Sumatera, Senin malam (17/5). Mambang Mit menyambut positif dan pro-aktif kegiatan silaturrahim da`i se-Sumatera, karena para da`i adalah ujung tombak pembangunan agama dan dakwah di Indonesia, apalagi bagi daerah terpencil/tertinggal. Hadir dalam acara itu Ketua Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila Sulaksono MpH, Dirjen Bimas Islam Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar MA, Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal, Kakanwil Kemenag Riau, Rektor UIN Suska Riau, dan Ketua MUI Riau. Acara yang ditaja oleh MUI Riau berkerja sama dengan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau ini dihadiri oleh tak kurang dari 100 orang da`i di daerah transmigrasi dan tertinggal se-Sumatera. Dalam Sambutannya Ketua MUI Riau Prof. Dr. H. Mahdini MA memohon maaf atas tertundanya kegiatan silaturrahim selama satu bulan dan menyambut positif kegiatan tersebut. "Kami memohon maaf atas keterlambatan penyelenggaran silaturrahim da`i desa tertinggal se-Sumatera dari waktu semestinya, karena terdapat berbagai macam halangan. Kegiatan ini sangat positif dan memberikan manfaat yang sangat besar, serta menambah wawasan bagi para da`i yang selama ini hampir terlupakan. Oleh karena itu para da`i ini harus dirangkul, mendapat apresiasi dari pemerintah, dan kesejahteraanya diperhatikan`, kata Mahdini. Sementara itu Ketua Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila Sulaksono MpH dalam sambutannya menerangkan seputar kegiatan YABMP. Sulaksono mengatakan, "Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila adalah organisasi nir-laba didirikan oleh mantan Presiden Soeharto, yang memfokuskan kegiatannya dalam mendirikan masjid-masjid di Indonesia. Sampai dengan tahun 2009 sudah berhasil dibangun sebanyak 999 masjid. Untuk tahun 2010 ini akan dimulai kembali membangun sejumlah masjid di Sumatera yang diawali dari kota Pekanbaru". Dalam acara malam itu juga diadakan acara tukar menukar cenderamata mata berupa plakat yang dilakukan oleh Ketua YABMP, Dirjen Bimas Islam dan Dirjen PDT, Wakil Gubernur, Kakanwi Kemenag Riau, MUI Riau, dan Rektor UIN Suska. (as)