0 menit baca 0 %

Dalam Pembinaannya, Kakankemenag Siak Sampaikan Materi Moderasi Beragama Kepada Penyuluh Agama Kecamatan Siak

Ringkasan: Siak (Inmas) Senin, (07/02/2022), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, H. Erizon Efendi, S.Ag., M.Pd memberikan materi tentang penguatan moderasi beragama bagi tenaga Penyuluh Agama di Kecamatan Siak. Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Nikah KUA Kecamatan Siak ini diikuti oleh Penyuluh A...

Siak (Inmas) – Senin, (07/02/2022), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, H. Erizon Efendi, S.Ag., M.Pd memberikan materi tentang penguatan moderasi beragama bagi tenaga Penyuluh Agama di Kecamatan Siak. Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Nikah KUA Kecamatan Siak ini diikuti oleh Penyuluh Agama baik yang fungsional maupun non PNS dan didampingi oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kankemenag Siak, Harman, S.Ag dan Hartono, S.Ag selaku Kepala KUA.

“Materi Penguatan moderasi beragama yang saya disampaikan ini mudah-mudahan akan menjadi semangat bagi tenaga penyuluh agama untuk mensosialisasikan moderasi beragama di Kecamatan Lubuk Dalam, tidak terkecuali menambah wawasan bagi para penyluh agama untuk menyelipkan nilai nilai moderasi beragama pada setiap kesempatan,” ungkap H. Erizon Efendi.

Selanjutnya, H. Erizon dalam materinya menyampaikan bahwasannya perkembangan teknologi yang terjadi di dunia tidak dapat terelakkan. Persebaran informasi yang begitu masif melalui media elektronik sudah tidak dapat terbendung lagi. “Banyak diantara informasi yang berredar di dunia maya tidak sejalan dengan kepribadian kita sebagai bangsa indonesia, banyak sekali informasi menyesatkan atau hoax beredar di masyarakat melalui media sosial, dan salah satu golongan yang kadang mengakses informasi tersebut adalah umat kita,” ujar H. Erizon.

Erizon menegaskan bahwa dalam rangka membentengi umat dari praktek keagamaan yang tidak sesuai tuntunan agama, maka sosialisasi moderasi beragama harus terus diserukan dengan bijak kepada seluruh elemen umat beragama. “Melalui pertemuan ini saya harapkan program moderasi beragama ini dapat ditanamkan kepada umat beragama, sehingga kedepannya, masyarakat kita terhindar dari praktik keagamaan yang dijalankan tidak selaras dengan spirit agama, kebangsaan dan kebhinekaan.”tegasnya. (Hd)