Bantan (Kemenag) - Salah satu upaya
menjaga kesehatan siswa, MTs Al Khairiyah Teluk Pambang bekerjasama dengan UPT
Puskesmas Teluk Pambang melaksanakan kegiatan Posyandu Remaja pada hari Sabtu 19/10/2024
di MTs Al Khairiyah.
Kegiatan Posyandu Remaja di
MTs AL Khairiyah Teluk Pambang ini dihadiri oleh 4 orang petugas kesehatan terdiri
dari 2 Bidandan 2 Perawat, dan diikuti oleh 31 siswa -siswi madrasah dengan rentang
usia 12-15 tahun. Pada kesempatan itu juga dilakukan aksi pemberian tablet
tambah darah. Sedangkan dosis yang diberikan untuk setiap orang mendapat 1
tablet perminggu selama setahun dan dipantau setiap bulan oleh Petugas
Puskesmas.
Kepala MTs Al Khairiyah
Sumiati dalam sambutannya mengatakan “ Kami pihak madrasah sangat menyambut
baik program Kesehatan dari UPT Puskesmas Teluk Pambang ini terlebih untuk
kebaikan siswa-siswi MTs Al Khairiyah. Kegiatan ini juga bisa menunjang dan
memantau kesehatan para siswa agar lebih berkonsentrasi dalam melakukan
pembelajaran. Semoga Kegiatan Posyandu Remaja ini tetap berkesinambungan
kedepannya terhadap program-program terupdate untuk siswa-siswi kami".
Mewakili salah satu dari Petugas Kesehatan Ns. Winwin Dari, S. Kep mengatakan “Posyandu
Remaja dilaksanakan untuk memberikan edukasi bagi remaja agar lebih peduli
dalam menerapkan perilaku hidup sehat. Kegiatan Posyandu Remaja ini juga adalah upaya kita dalam memantau kesehatan
anak usia remaja secara berkala demi terciptanya generasi remaja yang sehat dan
berkualitas. Untuk itu kami mengajak agar remaja disini lebih peduli menjaga
kesehatan dimulai sejak dini guna menghindari penyakit yang rentan muncul”.
“Remaja putri memang mudah terkena anemia yang
ditandai dengan tubuh mudah lemas ataupun mudah pingsan, biasanya hal ini dikarenakan
bagi yang telah mengalami menstruasi.. Pola makan teratur sangat diperlukan untuk
menjaga penampilan dan untuk mengatasi anemia/defisiensi besi, dll. Selain itu tablet
penambah darah juga dibutuhkan untuk mengatasi anemia”. Lanjut Ns. Winwin Dari, S. Kep.
“Dampak Anemia pada siswa
adalah berkurangnya konsentrasi belajar, prestasi di sekolah rendah atau tidak
optimal, produktivitas kerja menurun, Imunitas lebih rendah sehingga lebih
rentan terhadap penyakit infeksi. Maka upaya pemberian tablet tambah darah atau
zat besi ke sekolah-sekolah untuk remaja putri ini dilakukan untuk
meminimalisiasi usia perempuan muda yang mengalami anemia”. Tegas Ns. Winwin
Dari, S. Kep.