0 menit baca 0 %

Dari Alam Mayang Menuju Dunia Maya: Penyuluh Agama Pekanbaru Asah Kreativitas di Era Digital

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag) - Suasana sejuk di kawasan wisata Alam Mayang berubah menjadi arena belajar kreatif bagi para penyuluh agama Kota Pekanbaru. Sejak pukul 08.30 pagi hingga makan siang bersama, para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan bertajuk Dari Alam Mayang Menuju Dunia Maya: Penguatan K...

Pekanbaru (Kemenag) - Suasana sejuk di kawasan wisata Alam Mayang berubah menjadi arena belajar kreatif bagi para penyuluh agama Kota Pekanbaru. Sejak pukul 08.30 pagi hingga makan siang bersama, para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan bertajuk “Dari Alam Mayang Menuju Dunia Maya: Penguatan Kompetensi Penyuluh Agama di Era Digital.” Rabu (08/10/2025).

Dalam kegiatan ini, para penyuluh tak hanya diajak menyimak teori, tetapi juga langsung praktik membuat konten digital. Mulai dari belajar pengambilan video, mengedit, hingga menampilkan hasil video di depan peserta lainnya. Serunya lagi, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok, masing-masing bebas berkreasi membuat video dakwah dengan tema pilihan mereka sendiri.

Dalam sambutannya, Ketua IPARI Kota Pekanbaru, Bapak Busihat, S.Ag., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas para penyuluh di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Dakwah sekarang tidak harus selalu di atas mimbar. Penyuluh juga bisa berdakwah lewat media sosial, menyentuh hati masyarakat di dunia maya,” ujarnya penuh semangat.

Sementara itu, Bapak H. Nurdin, S.Ag., M.H., selaku mentor sekaligus pembimbing pembuatan konten, berharap agar para penyuluh dapat memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan yang menyejukkan.

 “Mari kita jadikan dakwah digital ini sebagai ladang kebaikan. Sajikan pesan yang ramah, sejuk dan membawa kedamaian serta pandai meramu pesan yang menebarkan kebaikan sebagai bagian tupoksi Penyuluh Agama Kementerian Kota Pekanbaru” pesannya.

Dengan semangat belajar yang tinggi dan tawa yang mengiringi proses pembuatan video, kegiatan ini menjadi pengalaman baru yang menyenangkan bagi para penyuluh agama. Dari alam nyata yang hijau di Alam Mayang, mereka kini siap melangkah ke dunia maya — membawa misi dakwah yang kreatif, inspiratif, dan penuh makna. (YOY)