0 menit baca 0 %

Dari Dompet Turun ke Hati, Seni Mengatur Keuangan Keluarga

Ringkasan: Bantan  (Kemenag) - Balai Desa Selatbaru, Kamis (14/8/2025), dipenuhi suasana hangat penuh keakraban. Senyum para pasangan yang hadir pada acara Bimbingan Keluarga Sakinah tampak mengembang, seakan menandakan tekad untuk bersama menapaki jalan rumah tangga yang kokoh dan harmonis.Di hadapan mereka,...

Bantan  (Kemenag) - Balai Desa Selatbaru, Kamis (14/8/2025), dipenuhi suasana hangat penuh keakraban. Senyum para pasangan yang hadir pada acara Bimbingan Keluarga Sakinah tampak mengembang, seakan menandakan tekad untuk bersama menapaki jalan rumah tangga yang kokoh dan harmonis.

Di hadapan mereka, Faisal Amin, Penghulu KUA Kecamatan Bantan, tampil dengan tutur kata yang lembut, namun sarat makna. Beliau mengangkat sebuah tema yang jarang dibalut dengan sentuhan rasa, yakni mengelola keuangan keluarga. Dalam pandangannya, mengatur uang bukan semata perkara angka, tetapi juga seni menjaga cinta.

"Dari dompet turun ke hati," ujar Faisal Amin, "keuangan yang dikelola dengan baik akan membawa ketenangan, dan ketenangan itu akan memelihara cinta." Pesan ini mengalun bagai nada indah yang mengikat hati-hati yang mendengarnya.

Beliau menjelaskan, kesejahteraan rumah tangga bukan hanya diukur dari seberapa banyak harta yang dimiliki, tetapi dari bagaimana pasangan mampu bersyukur, mengatur, dan memanfaatkannya bersama. Uang menjadi ladang pahala jika dikelola dengan amanah dan penuh kasih sayang, untuk kebutuhan yang benar, serta masa depan keluarga.

Faisal Amin juga mengutip ayat suci Al-Qur’an Artinya: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang.” (QS. Ar-Rum: 21)

Ayat ini, menurutnya, mengajarkan bahwa ketenteraman dan kasih sayang akan lebih kokoh jika suami istri saling mendukung, termasuk dalam mengatur keuangan dengan bijak.

Di sela materi, tawa kecil dan tatapan penuh pengertian sesekali tercipta di antara pasangan. Momen itu membuktikan bahwa bimbingan ini bukan sekadar teori, tetapi juga kesempatan untuk mempererat ikatan.

Acara yang diselenggarakan oleh KUA Kecamatan Bantan ini ditutup dengan doa, memohon kepada Allah agar setiap rumah tangga yang hadir dilimpahi rezeki yang berkah, hati yang lapang, dan cinta yang selalu tumbuh.

Karena pada akhirnya, mengatur keuangan bukan sekadar menjaga isi dompet, tetapi juga merawat isi hati.