0 menit baca 0 %

Dari Iman untuk Alam, KUA Tanah Putih Laksanakan Gerakan Ekoteologi

Ringkasan: Rokan Hilir (Kemenag) Komitmen Kementerian Agama dalam menanamkan nilai Peradaban Hijau Berbasis Iman terus diwujudkan hingga ke tingkat satuan kerja. Hal ini ditunjukkan melalui aksi penanaman pohon ketapang yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Tanah Putih, Muhammad Komaini di halaman Kanto...

Rokan Hilir (Kemenag) โ€” Komitmen Kementerian Agama dalam menanamkan nilai Peradaban Hijau Berbasis Iman terus diwujudkan hingga ke tingkat satuan kerja. Hal ini ditunjukkan melalui aksi penanaman pohon ketapang yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Tanah Putih, Muhammad Komaini di halaman Kantor Urusan Agama (KUA) Tanah Putih, Kamis (18/12/2025).

Kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari program Ekoteologi Kementerian Agama, sebuah pendekatan keagamaan yang menempatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup sebagai bagian integral dari pengamalan iman. Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, nilai-nilai agama tidak hanya disampaikan secara normatif, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan konkret yang berdampak pada keberlanjutan lingkungan.

Muhammad Komaini menegaskan bahwa penyuluh agama memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan keteladanan kepada masyarakat, termasuk dalam menjaga keseimbangan antara kehidupan manusia dan kelestarian alam.

โ€œMenanam pohon adalah bagian dari ibadah sosial. Dari satu pohon, kita belajar tentang tanggung jawab, keberlanjutan, dan kepedulian terhadap masa depan bumi,โ€ ujar Komaini.

Menurutnya, aksi ekoteologi seperti ini menjadi sarana edukasi keagamaan yang efektif, karena menghubungkan nilai iman dengan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat, khususnya krisis lingkungan.

Sementara itu, Kepala KUA Tanah Putih, H. Ahmad Asyura, mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh penyuluh agama tersebut. Ia menilai gerakan penanaman pohon di lingkungan KUA sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama dalam memperkuat kesadaran ekologis berbasis nilai keimanan.

โ€œKUA tidak hanya menjadi pusat pelayanan keagamaan, tetapi juga harus menjadi contoh dalam menjaga lingkungan. Inilah wujud nyata Ekoteologi Kementerian Agama, di mana iman diwujudkan dalam kepedulian terhadap alam,โ€ ungkapnya.

Pohon ketapang dipilih karena memiliki nilai ekologis yang tinggi, di antaranya mampu memberikan keteduhan, meningkatkan kualitas udara, serta menciptakan suasana lingkungan kerja yang lebih asri dan nyaman. Kehadiran ruang hijau di halaman KUA Tanah Putih diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat yang datang untuk memperoleh layanan keagamaan.

Melalui kegiatan ini, KUA Tanah Putih menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, penguatan moderasi beragama, serta harmonisasi hubungan antara manusia dan alam sebagai bagian dari pengamalan iman yang utuh.

Aksi sederhana ini menjadi pesan kuat bahwa dari halaman KUA, semangat menjaga bumi dapat ditanam, dirawat, dan diwariskan demi masa depan yang lebih lestari. (TH/Humas)ย