0 menit baca 0 %

Dari Lapangan Tugu Istana, Siswa MTsN 1 Siak Gaungkan Mars Siak untuk Generasi Pencinta Negeri Istana

Ringkasan: Siak (Kemenag) Suasana Lapangan Tugu Istana Siak tampak khidmat dan sarat makna sejarah saat siswa MTsN 1 Siak turut ambil bagian dalam rangkaian peringatan Haul Sultan Syarif Kasim II (SSQ), Sabtu (13/12/2025). Pada pukul 16.00 WIB, para siswa dengan penuh semangat menyanyikan Himne Sultan Syarif K...

Siak (Kemenag) โ€” Suasana Lapangan Tugu Istana Siak tampak khidmat dan sarat makna sejarah saat siswa MTsN 1 Siak turut ambil bagian dalam rangkaian peringatan Haul Sultan Syarif Kasim II (SSQ), Sabtu (13/12/2025). Pada pukul 16.00 WIB, para siswa dengan penuh semangat menyanyikan Himne Sultan Syarif Kasim II dan Mars Kabupaten Siak di Lapangan Tugu depan Istana Siak. Kegiatan ini menjadi wujud penghormatan kepada pahlawan nasional sekaligus simbol kecintaan generasi muda terhadap Negeri Istana.

Kegiatan tersebut dibimbing langsung oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MTsN 1 Siak, Muhammad Sadli, yang mendampingi serta mengarahkan para siswa selama kegiatan berlangsung. Partisipasi siswa MTsN 1 Siak merupakan bagian dari rangkaian Haul Sultan Syarif Kasim II yang puncak acaranya akan digelar pada malam hari pukul 20.00 WIB di Panggung Siak Bermadah. Sebelumnya, rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah qubroh ke Makam Sultan Syarif Kasim II setelah salat Ashar.

Kehadiran siswa MTsN 1 Siak dalam peringatan haul ini tidak hanya menambah kekhidmatan acara, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual dalam menanamkan nilai-nilai sejarah, nasionalisme, serta kecintaan terhadap warisan budaya Siak kepada generasi muda.

Acara ini turut dihadiri Bupati Siak, Afni Z, yang menyampaikan harapannya agar Mars Kabupaten Siak dan Himne Sultan Syarif Kasim II terus dikumandangkan di sekolah-sekolah serta dalam berbagai kegiatan resmi pemerintahan. Menurutnya, hal tersebut penting untuk meneguhkan identitas Siak sebagai negeri istana yang memiliki sejarah kepemimpinan kesultanan.

โ€œKita menghormati daulat sultan, namun tetap teguh dan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,โ€ ujar Bupati Siak, menegaskan komitmen kebangsaan dalam bingkai sejarah dan budaya lokal. (Humas MTsN 1 Siak / Ys / FZ)