Kuansing ( Kemenag ) – Semangat memberantas buta aksara Al-Qur’an terus digelorakan oleh Ramdanil, seorang penyuluh Agama Islam yang aktif di wilayah Kec. Kuantan Tengah. Dengan tekad dan dedikasi tinggi, ia menjangkau berbagai kalangan, dari mushalla hingga ke sekolah-sekolah, untuk memberikan bimbingan membaca Al-Qur’an kepada masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membumikan nilai-nilai Qur’ani sejak dini, terutama bagi generasi muda. Di mushalla, Ramdanil mengajar masyarakat umum yang terdiri dari usia anak-anak, remaja, dewasa bahkan para lansia yang belum mampu membaca Al-Qur’an. Nampak Ramdanil sedang memberikan pelajaran kepada peserta binaannya. Pelaksanaan kegiatan ini di mushalla Al-Ikhlas Pulau Kedundung. Yang peserta binaan nya saat itu berjumlah 6 orang.Â
Sementara itu, di sekolah-sekolah, ia menyasar siswa-siswi yang masih mengalami kesulitan dalam mengenal huruf hijaiyah dan tajwid dasar. Sekolah-sekolah yang dimaksud adalah SMPN Telukkuantan, SMAN 1 Teluk Kuantan dan direncanakan juga akan masuk ke SMKN 2 Teluk Kuantan. Rabu, 30 Juli 2025.Â
“Alhamdulillah, banyak masyarakat dan pelajar yang antusias mengikuti bimbingan ini. Mereka ingin bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar,” ujar Ramdanil.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para guru, tokoh masyarakat, serta orang tua siswa. Itu kalau di mushola. Mereka Begitu juga di Sekolah- sekolah, juga kepala sekolah dan guru-guru sangat mengapresiasi langkah Ramdanil yang terus konsisten berkontribusi dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Diharapkan, gerakan dari mushalla ke sekolah ini dapat menjadi contoh nyata dalam membangun generasi Qur’ani yang cerdas dan berakhlak mulia. Ucap Ramdanil. ( Pri )