0 menit baca 0 %

Dedikasi Penyuluh Agama Islam Tembilahan di MTQ Riau ke-43: Bimbing Kafilah Inhil Cabang 500 Hadits

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) Gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Riau ke-43 di Bengkalis menjadi panggung bagi kafilah-kafilah terbaik dari seluruh kabupaten/kota. Di tengah hiruk pikuk kompetisi ini, peran sentral Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Tembilahan menonjol dalam membimbing...

Bengkalis (Kemenag) – Gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Riau ke-43 di Bengkalis menjadi panggung bagi kafilah-kafilah terbaik dari seluruh kabupaten/kota. Di tengah hiruk pikuk kompetisi ini, peran sentral Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Tembilahan menonjol dalam membimbing dan mendampingi perwakilan dari Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Senin (30/6/2025).

Salah satu sosok yang sangat vital adalah Muhammad Ihsan Kamil Shadik, PAI Kecamatan Tembilahan yang juga bertindak sebagai Pelatih/Pendamping kafilah Inhil. Tak sendiri, ia didampingi rekan sesama PAI dari Kecamatan Tembilahan, Asis, yang berperan sebagai Official. Keduanya fokus membimbing peserta Cabang Hafalan 500 Hadits Tanpa Sanad Kategori Putra atas nama Fadli, yang dijadwalkan tampil siang ini di Masjid Jamik, Bengkalis.

Muhammad Ihsan Kamil Shadik mengungkapkan optimisme dan harapannya terhadap penampilan Fadli. "Kami telah mempersiapkan Fadli dengan maksimal. Setiap detail hafalan dan penjiwaan hadits terus kami latih hingga saat terakhir," ujar Ihsan. "Ini adalah ikhtiar kami sebagai penyuluh untuk turut serta dalam membumikan Al-Qur'an dan hadits, serta mencetak generasi penghafal di Indragiri Hilir,” tambahnya.

Senada dengan Ihsan, Asis juga menekankan pentingnya dukungan moral dan teknis bagi para peserta. "Peran kami tidak hanya melatih, tetapi juga memastikan mental dan kondisi fisik Fadli tetap prima. Suasana kompetisi memang ketat, tapi kami yakin Fadli bisa memberikan yang terbaik," ungkap Asis.

Kehadiran Ihsan dan Asis di garis depan pembinaan peserta MTQ menunjukkan dedikasi para penyuluh agama Islam yang tidak hanya fokus pada dakwah di masyarakat, tetapi juga aktif dalam pengembangan potensi keagamaan, khususnya dalam bidang tahfiz dan pemahaman hadits. Dukungan penuh dari kedua penyuluh ini diharapkan mampu membawa nama harum Kabupaten Indragiri Hilir di kancah MTQ Provinsi Riau ke-43.  (Ria)