Kuansing (Kemenag)- Selasa 29 juli, MIN 1 Kuansing laksanakan kegiatan komitmen anti perundungan dan kekerasan yang di sosialisasikan oleh Amran Hamid selaku pemberi arahan pada pagi hari ini.Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Madrasah dalam membangun lingkungan pendidikan yang nyaman, aman, dan bebas dari kekerasan serta menjadi Madrasah yang ramah anak.
Kegiatan berlangsung di lapangan Madrasah dan diikuti oleh Kepala
Madrasah, guru, tenaga kependidikan serta seluruh siswa MIN 1 Kuantan Singingi.
" Mari kita bangun Madrasah sebagai lembaga pendidikan yang ramah anak, lembaga pendidikan yang anti bullying, anti kekerasan kepada anak dan anti intoleransi. Kita jadikan Madrasah menjadi tempat yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak kita, sehingga mereka bisa tumbuh sehat dan bahagia,”kata Amran Hamid,
"Saya menghimbau bahwa kita sama sama menolak, sebagai anti perundungan dan anti kekerasan, baik dalam tindakan pembulian, pelecehan dan perundungan lainnya dikalangan Madrasah. Mari kita semua berjanji terhadap diri kita sendiri, jikalau kita sudah berjanji, jangan pernah ingkar terhadap janji tersebut, karna ingkar Janji merupakan salah satu dari ciri-ciri sifat munafik," tutup Amran Hamid dalam himbauan nya pagi ini.
Dengan menandatangani Deklarasi perundungan ini supaya menekankan kepada kita semua bahwa kita menolak penuh akan kekerasan dan tindakan - tindakan negatif lainnya. Dan menjadikan MIN 1 Kuantan Singingi sebagai lingkungan Madrasah yang damai, harmoni dan penuh cinta.
Kita semua berharap tidak ada lagi anak-anak Indonesia yang menjadi korban bullying, kekerasan dan intoleransi. Semua anak-anak Indonesia terpenuhi hak-haknya. Kita harus bersama-sama menyiapkan mereka menjadi generasi emas yang cerdas, sehat, unggul, berkarakter bersendikan nilai-nilai moral yang kuat. ( Devi Amalia )