0 menit baca 0 %

Deli Asran Laksanakan Pembinaan Rutin Berantas Buta Aksara Al-Qur an di MTs TI Koto Lubuk Jambi

Ringkasan: Kuantan Singingi ( Kemenag) Dalam upaya membentuk generasi Qur ani yang berilmu dan berakhlak mulia, Deli Asran, S.Ag, Penyuluh Agama Islam Fungsional pada Kantor Urusan Agama Kecamatan Kuantan Mudik, kembali melaksanakan kegiatan pembinaan rutin pemberantasan buta aksara Al-Qur an di MTs TI Koto Lu...

Kuantan Singingi ( Kemenag) Dalam upaya membentuk generasi Qur ani yang berilmu dan berakhlak mulia, Deli Asran, S.Ag, Penyuluh Agama Islam Fungsional pada Kantor Urusan Agama Kecamatan Kuantan Mudik, kembali melaksanakan kegiatan pembinaan rutin pemberantasan buta aksara Al-Qur an di MTs TI Koto Lubuk Jambi pada Senin, 11 Agustus 2025.

Kegiatan ini merupakan program berkelanjutan yang telah berjalan secara konsisten setiap pekan, dengan tujuan untuk membantu para siswa memahami dan membaca Al-Qur an dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid. Pembinaan ini mencakup berbagai materi, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, latihan membaca suku kata, penguasaan bacaan panjang-pendek (mad), hingga pembelajaran tartil yang menekankan ketepatan makhraj huruf dan kelancaran bacaan.

Sejak pagi, para santri dan santriwati MTs TI telah memenuhi ruang belajar dengan penuh semangat. Mereka mengikuti setiap arahan yang diberikan, baik melalui metode klasikal maupun pembelajaran secara perorangan (talaqqi). Suasana kegiatan terasa hangat dan penuh keakraban, sehingga siswa tidak merasa tertekan, tetapi justru semakin termotivasi untuk belajar.

Dalam kesempatan tersebut, Deli Asran menyampaikan bahwa pemberantasan buta aksara Al-Qur an adalah bagian dari tugas mulia yang memerlukan kesabaran dan ketelatenan. Menurutnya, kemampuan membaca Al-Qur an bukan hanya sekadar keterampilan, tetapi juga ibadah yang akan menjadi cahaya di dunia dan akhirat.

Bagi umat Islam, Al-Qur an adalah pedoman hidup. Maka, memahami dan membacanya dengan baik adalah kewajiban yang harus dipenuhi. Kami berharap, melalui pembinaan ini, para siswa terbebas dari buta aksara Al-Qur an, memiliki kecintaan yang kuat terhadap kitab suci, serta mampu mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari, ujarnya.

Program ini mendapat sambutan positif dari Kepala MTs TI Koto Lubuk Jambi dan para guru. Mereka mengapresiasi kerja sama dengan penyuluh agama yang secara konsisten membimbing siswa. Para orang tua siswa juga merasa terbantu, karena pembinaan ini menjadi sarana pendidikan agama yang memperkuat dasar keimanan anak-anak mereka.

Selain memberikan materi pembelajaran, Deli Asran juga memotivasi siswa untuk menjadikan membaca Al-Qur an sebagai kebiasaan harian. Ia mengingatkan bahwa keberkahan hidup akan senantiasa hadir bagi mereka yang dekat dengan Al-Qur an.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar para siswa diberikan kemudahan dalam memahami dan mengamalkan Al-Qur an, serta dijauhkan dari kebodohan dalam ilmu agama. Dengan semangat yang terus menyala, pembinaan ini diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, dan mencintai Al-Qur an.(RP)