Kuantan Singingi ( Kemenag) – Kamis 28 Agustus, Dalam rangka meningkatkan pengetahuan keagamaan masyarakat, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kuantan Mudik, Bapak Deli Asran, S.Ag, kembali melaksanakan kegiatan penyuluhan rutin yang bertempat di Masjid Al Hidayah Gunung pada hari Kamis, 28 Agustus 2025. Kegiatan ini diikuti oleh jamaah setempat dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan.
Dalam penyampaiannya, Deli Asran membahas tentang tiga amalan utama yang pahalanya tidak akan terputus meskipun seorang hamba telah meninggal dunia. Hal ini merujuk pada sabda Rasulullah SAW, bahwa amal seseorang akan terputus setelah wafat, kecuali tiga perkara, yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, serta doa anak yang saleh.
Beliau menjelaskan bahwa sedekah jariyah merupakan amal yang terus mengalir pahalanya selama manfaatnya masih dirasakan orang lain, seperti membangun masjid, sumur, atau fasilitas umum yang digunakan untuk kebaikan. Sementara itu, ilmu yang bermanfaat adalah segala bentuk pengetahuan yang diajarkan dan diamalkan oleh orang lain, sehingga kebaikannya terus menyebar. Adapun doa anak saleh menjadi pengikat pahala yang terus mengalir kepada orang tua yang telah mendidik anak-anaknya dalam kebaikan.
“Ketiga amalan ini hendaknya menjadi motivasi bagi kita semua untuk beramal dan berbuat kebaikan selama hidup di dunia, karena manfaatnya tidak hanya dirasakan saat kita masih hidup, tetapi juga setelah kita tiada,” tutur Deli Asran di hadapan jamaah.
Kegiatan penyuluhan ini berlangsung khidmat dan penuh makna. Jamaah Masjid Al Hidayah Gunung terlihat serius menyimak dan merespons positif materi yang disampaikan. Tidak sedikit dari mereka yang berharap agar penyuluhan semacam ini terus dilakukan secara berkesinambungan, karena memberikan pencerahan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memperbanyak amal jariyah, menuntut ilmu, serta mendidik anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang saleh dan berbakti kepada orang tua. (RP)