Kuansing (Kemenag) Deli Asran, S.Ag., Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kuantan Mudik, menyampaikan tausiyah penuh makna kepada ibu-ibu jemaah Masjid Al-Hidayah, Desa Gunung, pada Kamis, 7 Agustus 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan keagamaan rutin yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran umat dalam menjalani kehidupan sesuai tuntunan Islam.
Dalam tausiyahnya, Deli Asran mengangkat tema yang sangat penting, yaitu lima golongan manusia yang dikhawatirkan meninggal dalam keadaan su ul khatimah. Beliau menjelaskan bahwa su ul khatimah adalah kondisi akhir kehidupan seseorang yang buruk, yang terjadi akibat perbuatan, kebiasaan, dan keadaan hati yang tidak diridhai Allah. Kondisi ini sangat ditakuti oleh setiap muslim, karena akan berdampak pada nasib seseorang di akhirat kelak.
Menurut pemaparan beliau, lima golongan tersebut antara lain:
1. Orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja dan meremehkan kewajiban shalat lima waktu.
2. Orang yang durhaka kepada orang tua, tidak menghormati, dan menyakiti hati mereka.
3. Orang yang selalu berbuat zalim, mengambil hak orang lain, atau menindas sesama.
4. Orang yang bergantung pada maksiat, seperti mabuk, berjudi, atau berzina hingga akhir hayat.
5. Orang yang berpaling dari kebenaran, menolak nasihat agama, dan tetap berada dalam kesesatan.
Deli Asran menegaskan bahwa setiap muslim hendaknya berusaha menghindari sifat-sifat tersebut, memperbanyak amal saleh, menjaga hati dari keburukan, dan senantiasa memohon perlindungan kepada Allah agar diberikan husnul khatimah. Kita tidak tahu kapan ajal menjemput, maka persiapkanlah diri dengan taubat, amal saleh, dan memperbaiki hubungan dengan Allah serta sesama manusia, pesannya.
Suasana tausiyah berlangsung khidmat. Para jemaah mendengarkan dengan penuh perhatian, bahkan beberapa di antaranya mencatat poin-poin penting yang disampaikan. Mereka mengaku mendapatkan wawasan baru serta dorongan untuk lebih berhati-hati dalam bersikap dan berperilaku.
Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus berjalan secara rutin di Masjid Al-Hidayah maupun tempat ibadah lainnya, sehingga masyarakat semakin tercerahkan dalam menjalankan ajaran agama, serta terhindar dari hal-hal yang dapat menjerumuskan pada akhir hidup yang buruk.(DA)