Kuansing (Kemenag) Selasa, 15 Juli 2025, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Suhelmon didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), Rini Susanti memenuhi undangan MAN 2 Kuantan Singingi untuk membuka sekaligus memberi sambutan dalam dalam kegiatan In House Training (IHT) bertema “Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam”.
Kegiatan yang yang berlangsung selama dua hari, dari 15 hingga 16 Juli 2025 di Aula MAN 2 Kuantan Singingi ini menjadi langkah strategis madrasah dalam menjawab tantangan pendidikan abad 21 di era digital. IHT ini tidak hanya menjadi ruang peningkatan kapasitas guru, tetapi juga menjadi forum refleksi dan inovasi dalam menyelaraskan nilai-nilai kurikulum cinta dengan pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual, kolaboratif, dan berorientasi pada masa depan.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Suhelmon. Dalam sambutannya, beliau berpesan agar menjadi guru yang cerdas yang mencerdaskan siswanya serta mampu menjadi guru yang professional dan menjadi teladan bagi siswa dan masyarakat.
“Dengan kecerdasannya, seorang guru diharapkan dapat mencerdaskan siswa-siswanya serta menjadi teladan baginya. Mari sama-sama kita bangkitkan semangat belajar mengajar demi anak-anak yang cerdas bagi nusa dan bangsa,” ucapnya.
Dalam kegiatan yang diikuti oleh guru-guru dari MAN 2 Kuantan Singingi, Suhelmon menggarisbawahi bahwasanya dengan ketulusan hati seorang guru untuk mengabdi, jika ada kendala/masalah akan Allah SWT mudahkan dalam mengatasi masalah tersebut. “Ketulusan hati yang berfokus hanya pada ridha Allah akan mengubah setiap amal sekecil apapun menjadi amal yang mulia di hadapan-Nya,” ucapnya.
”Tugas besar guru ASN adalah regulasi dan menyelamatkan regulasi itu sendiri. Dengan implementasi kurikulum berbasis cinta maka cintailah pekerjaan dan anak-anak didik kita,” tutupnya. (Gs)