Kuansing (Kemenag), Senin, 22 September 2025 – Tim Penyuluh KUA Sentajo Raya memulai program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di MTsN 2 Kuansing. Kegiatan ini diikuti oleh 50 siswa yang masih belum lancar membaca Al-Qur’an, dengan bimbingan dari lima orang penyuluh.
Plh,Kepala Madrasah, Juliana, S.Pd., menyampaikan harapan besarnya terhadap kegiatan ini. “Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap tidak ada lagi siswa maupun siswi yang belum lancar membaca Al-Qur’an. Semoga program ini berjalan sesuai harapan, sehingga seluruh peserta didik bisa membaca Al-Qur’an dengan baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Waka Bidang Keagamaan, Elda Wati,S,Pd menambahkan bahwa salah satu kendala siswa dalam mengikuti berbagai program keagamaan dan hambatan mengikuti pembelajaran mata pelajaran bidang Agama adalah masih adanya yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar. “Melalui program ini, hambatan tersebut diharapkan dapat teratasi,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan ini bertempat di Masjid Raya Nurul Islam Desa Kampung Baru Sentajo, yang lokasinya persis di sebelah madrasah, setelah mendapat izin dari pengurus masjid. Untuk sementara, kitab Iqra yang digunakan dipinjam dari perpustakaan MTsN 2 Kuansing.(Ewit)