Mandau (Kemenag) Di era digital, dakwah tidak cukup hanya di mimbar, tetapi juga harus hadir di layar-layar masyarakat. Kalimat itu menjadi pembuka yang menggugah dari Deni Febriyansah saat menyampaikan materi bertajuk Pentingnya Berdakwah di Media Sosial pada kegiatan Pelatihan Konten Kreatif Tingkat Kabupaten Bengkalis, Kamis (9/10/2025), di Aula KUA Kecamatan Bukit Batu.
Kegiatan yang diikuti oleh 42 orang Penyuluh Agama Islam se-Kabupaten Bengkalis ini berlangsung penuh inspirasi dan semangat baru. Dalam penyampaian materinya, Deni Febriyansah menegaskan bahwa media sosial saat ini telah menjadi ruang publik utama yang sangat digandrungi oleh masyarakat dari berbagai kalangan.
Kita tidak boleh membiarkan hanya maksiat yang bergentayangan di media sosial. Penyuluh agama harus hadir dengan konten-konten islami yang mencerahkan, mendidik, dan menebarkan nilai-nilai kebaikan, tegas Deni dalam penyampaiannya yang disambut tepuk tangan peserta.
Menurutnya, dakwah di dunia maya merupakan keniscayaan yang tak bisa dihindari. Penyuluh agama dituntut melek digital, kreatif, dan mampu menyesuaikan gaya komunikasi dengan karakter pengguna media sosial masa kini.
Di tengah pemaparannya, Deni Febriyansah juga membuka ruang diskusi interaktif agar peserta dapat bertanya dan berbagi pengalaman. Suasana diskusi berlangsung hangat dan produktif, memperlihatkan antusiasme tinggi para penyuluh dalam memahami cara berdakwah melalui platform digital.
Tidak hanya teori, Deni juga memberikan pelatihan praktik langsung tentang pembuatan konten dakwah menggunakan aplikasi Canva, mulai dari desain poster islami hingga penyusunan narasi yang menarik. Peserta pun terlihat sangat antusias mencoba membuat konten mereka sendiri di perangkat masing-masing.
Kegiatan ini menjadi momen penting bagi para penyuluh agama Islam Kabupaten Bengkalis untuk memperluas wawasan dan keterampilan dakwah di era digital. Dengan pembekalan dari narasumber seperti Deni Febriyansah, diharapkan para penyuluh semakin mampu menebarkan nilai-nilai Islam yang damai, moderat, dan inspiratif melalui media sosial.