0 menit baca 0 %

Deteksi Dini atau Terlambat! KUA Pinggir Ambil Peran Kunci dalam FGD Pencegahan Konflik

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) Dalam upaya memperkuat moderasi beragama dan mengantisipasi potensi konflik keagamaan sejak dini, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pinggir, R. Hadi Peratama Jaya, hadir dan berperan aktif dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema Cegah Dini dan Deteksi Dini Ko...

Bengkalis (Kemenag) – Dalam upaya memperkuat moderasi beragama dan mengantisipasi potensi konflik keagamaan sejak dini, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pinggir, R. Hadi Peratama Jaya, hadir dan berperan aktif dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Cegah Dini dan Deteksi Dini Konflik Keagamaan Islam Kabupaten Bengkalis Tahun 2025” Senin, 07/07//2025.

Acara yang berlangsung di Aula Kemenag Bengkalis ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, H. Khaidir, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi semua unsur dalam menjaga stabilitas kehidupan keagamaan.

FGD yang digelar oleh Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis ini menjadi forum penting bagi para pemangku kepentingan untuk menyamakan persepsi serta menyusun strategi bersama dalam menjaga kerukunan umat beragama.

Dengan mengusung tema besar “Merawat Kebersamaan, Meneguhkan Moderasi Beragama di Tengah Keberagaman,” kegiatan ini diikuti oleh para Kepala KUA se-Kabupaten Bengkalis, penyuluh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Kepala KUA Pinggir menyampaikan bahwa konflik keagamaan bisa terjadi kapan saja jika tidak terdeteksi sejak awal. Oleh karena itu, kehadiran aparatur Kementerian Agama di tingkat kecamatan harus mampu menjadi agen pencegahan.

"Deteksi dini adalah kunci. Jangan tunggu api menyala baru kita padamkan. Kehadiran KUA di tengah masyarakat harus menjadi pendingin, penengah, sekaligus penguat nilai-nilai toleransi,” tegas R. Hadi Peratama Jaya.

Melalui diskusi ini, diharapkan seluruh peserta semakin tanggap dalam melihat potensi gejolak di masyarakat dan mampu meresponsnya dengan pendekatan persuasif dan moderatif sesuai nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

Keterlibatan KUA Pinggir dalam FGD ini menjadi bukti nyata peran strategis KUA sebagai pilar utama dalam merawat kerukunan dan mencegah perpecahan di tengah keberagaman.