0 menit baca 0 %

Di Bawah Rintik Hujan, MAN 1 Laksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Ringkasan: Kuansing, (kemenag) Meski diguyur rintik hujan sejak pagi hari, semangat para siswa dan tenaga pendidik dan kependidikan MAN 1 tidak surut dalam melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di halaman madrasah pada Kamis (4/9).Acara yang mengusung tema "Meneladani Nabi Muhammad wuju...

Kuansing, (kemenag) — Meski diguyur rintik hujan sejak pagi hari, semangat para siswa dan tenaga pendidik dan kependidikan MAN 1 tidak surut dalam melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di halaman madrasah pada Kamis (4/9).

Acara yang mengusung tema "Meneladani Nabi Muhammad wujudkan indonesia damai" ini berlangsung khidmat dan penuh makna. Sejak pukul 08.00 WIB, para peserta mulai berdatangan dengan membawa kursi di karenakan lapangan madrasah basah , menciptakan suasana haru sekaligus hangat di tengah gerimis yang membasahi bumi.

Peringatan Maulid diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu siswa terbaik MAN 1, yaitu Teguh dari kelas Xi Keagamaan, dilanjutkan dengan pembacaan puisi yang dibacakan oleh Ahsanul ma’arif dari kelas XIi sains 3. Meski cuaca kurang bersahabat, para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 1, Ibu Elfarida, menyampaikan bahwa hujan adalah rahmat, dan tidak ada alasan untuk tidak bersyukur saat memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Justru dengan hujan ini, kita semakin diingatkan akan kasih sayang Allah. Seperti halnya Nabi Muhammad yang membawa rahmat bagi seluruh alam, hari ini kita rasakan rahmat itu dalam bentuk hujan yang menyejukkan,” ujarnya.

Puncak acara diisi dengan ceramah Maulid oleh Ustazd Fernanda Effendy, yang menyampaikan pesan-pesan penting tentang pentingnya meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan pelajar.

“Rasulullah adalah teladan sempurna, baik sebagai pemimpin, sahabat, maupun guru. Jika kita ingin sukses dunia akhirat, maka tirulah akhlaknya,” pesan beliau dalam tausiyahnya.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kemajuan madrasah, dan semoga seluruh civitas MAN 1 senantiasa diberikan keberkahan, yang dibacakan oleh Maulana Rafiq.

Meski sederhana dan berlangsung dalam cuaca hujan, peringatan Maulid Nabi di MAN 1 tahun ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta, menegaskan bahwa semangat cinta kepada Nabi Muhammad SAW tak akan luntur meski cuaca tak bersahabat. (LZ)