Riau (Kemenag) — Sebanyak 16 Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau dianugerahi Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 58/TK/Tahun 2025. Penghargaan ini menegaskan rekam jejak pengabdian yang berkesinambungan—10, 20, hingga 30 tahun—serta integritas dan kedisiplinan sebagai aparatur pelayanan publik.
Penganugerahan disampaikan pada Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Ahad (17/8/2025), di Lapangan Kanwil Kemenag Riau.
Kakanwil Kemenag Riau melalui Kabid Urais, H. M. Fakhri, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, menekankan bahwa Satyalancana bukan sekadar simbol senioritas, melainkan pengesahan komitmen etika kerja, keteladanan, dan konsistensi kinerja yang terukur. Ia mengapresiasi para penerima yang dinilai telah menunjukkan capaian kinerja, kepatuhan pada aturan, serta loyalitas pada organisasi.
Makna dan Dampak Penghargaan
Fakhri menambahkan, Satyalancana Karya Satya diberikan kepada ASN yang telah mengabdi tanpa cacat disiplin dalam rentang 10 (X), 20 (XX), dan 30 (XXX) tahun. Di lingkungan Kanwil Kemenag Riau, penghargaan ini dipandang sebagai mekanisme penguatan budaya kerja: mendorong role model di unit layanan, memperkuat orientasi hasil, dan mempercepat perbaikan mutu layanan keagamaan yang akuntabel, inklusif, dan humanis.
“Momentum 17 Agustus menjadi pengingat bahwa tugas ASN Kementerian Agama berkaitan langsung dengan hajat hidup masyarakat—dari layanan urusan agama Islam, bimbingan umat, hingga literasi keagamaan di ruang publik. Karena itu, penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu peningkatan kinerja, penguatan nilai BerAKHLAK, serta konsistensi implementasi Reformasi Birokrasi di setiap satuan kerja,” harpanya.
Kanwil Kemenag Riau mendorong para penerima untuk berbagi praktik baik kepada pegawai muda: disiplin administrasi, ketepatan waktu, respons cepat terhadap layanan, dan komunikasi publik yang santun. Dengan demikian, Satyalancana berfungsi ganda apresiasi bagi individu sekaligus instrumen pembelajaran organisasi yang berdampak pada kualitas layanan di lapangan.
Daftar Penerima Satyalancana Karya Satya di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau
Satyalancana Karya Satya XXX (30 tahun):
- Dr. Jisman, MA (Kabid Penmad Kanwil Kemenag Riau)
- Pahmi, S. Pd.I (Penata Kelola Madrasah Pendidikan Agama dan Keagamaan Bidang Penmad)
- Dra. Nurmala (Penyusun Bahan Penyuluhan Produk Halal Bidang Urais)
- Gusrini, SM (Penata Kelola Madrasah Pendidikan Agama dan Keagamaan Bidang Penmad)
- Rahmaf Indra, S. Kom (Penata/ pranata Kompter Ahli Muda Bidang PHU)
Satyalancana Karya Satya XX (20 tahun):
- Dr. Griven Herrie Putra, S. Ag., M. Ag (Pembina TK. I/ Widyaswara Ahli Pertama pada Loka Diklat Keagaman Perkanbaru)
- Helda Munirah, S. Pd., M. Pd (Pembina/ Penata Kelola Madrasah Pendidikan Agama dan Keagamaan Bidang Penmad)
- Herra Firmansyah Zulhij, S. Ag (Penata TK.I/ Analis SDM Aparut Ahli Muda Pendidikan Agama dan Keagamaan Bidang Penmad)
- Elvi Rahmi, A. Md (Penata/ Pengelola Data dan Informasi pada Bidang Penmad)Â
Satyalancana Karya Satya X (10 tahun):
Eko Oktaviadi, SH (Penata TK.I/ Perencana Ahli Pratama Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru)
Yulisma, SE (Penata TK.I/ Penelaan Teknis Kebijakan Bidang Urais)
Weny Fitrisian, SEÂ (Penata TK.I/ Penalaan Teknis Kebijakan Bidang urais)(
Emy Susanti S., S. Ag (Penata/ Pengawas Lembaga Ibadah Haji dan Umrah Bidang PHU)
Handayani, S. SI (Penata/ Penelaah Teknis Kebijakan pada Bidang PHU)
Kasmiati, A. Md (Penata Muda/Pengolah Data dan Informasi Bidang Urais)
Ahmad Marzuhdi Pengatur TK.I/ Penghadministrasi Perkantoran TU Kanwil Kemenag Riau)