Meranti(Kemenag) Dalam rangka memperkuat keharmonisan dan mempererat hubungan antarumat beragama, Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti menyelenggarakan kegiatan Dialog Kerukunan Antarumat Beragama Buddha dengan tema Berkumpul Bersama, Berkah Termulia pada Sabtu (24/05), bertempat di Aula Kantor Kemenag Kepulauan Meranti.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Kepulauan Meranti, H. Sulman yang dalam sambutannya mengajak seluruh umat Buddha untuk terus menjaga kedamaian dan menjadi bagian aktif dari upaya menciptakan masyarakat yang rukun dan harmonis.
Kami berharap umat Buddha di Kepulauan Meranti dapat terus hidup rukun dan harmonis bersama umat lainnya. Para tokoh agama Buddha juga kami harapkan menjadi pelopor dalam penguatan moderasi beragama, serta senantiasa bersinergi dalam upaya meningkatkan pelayanan keagamaan kepada umat, ujar Sulman.
Dialog ini dihadiri oleh tokoh-tokoh agama Buddha, pengurus vihara, penyuluh agama, dan unsur organisasi keagamaan Buddha dari berbagai kecamatan. Diskusi berjalan dinamis dengan semangat kebersamaan dan saling menghargai.
Penyelenggara Buddha Kemenag Meranti, Metawati, juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan pentingnya dialog ini sebagai ruang refleksi bersama.
Melalui dialog ini, kita tidak hanya saling berbagi pandangan, tetapi juga memperkuat komitmen untuk menjaga kerukunan dan nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari. Tema Berkumpul Bersama, Berkah Termulia mencerminkan semangat bahwa kebersamaan adalah sumber kekuatan dan berkah dalam membina keharmonisan antarumat, ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Kemenag dalam mendukung program Penguatan Moderasi Beragama, serta memperkuat peran tokoh agama Buddha dalam menjaga toleransi dan keberagaman di tengah masyarakat.
Dialog ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama oleh para peserta untuk terus menjaga nilai-nilai toleransi, cinta damai, dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat. (T)