Bantan (Kemenag) - Kesadaran akan melemahnya akhlak anak-anak di
era modern mendorong para penyuluh agama Islam KUA Kec. Bantan Ustadzah Mardiana
untuk terus menanamkan nilai-nilai moral Islami sejak dini. Dalam kegiatan
Didikan subuh Minggu pagi, (09/11/2025) yang dilaksanakan di Masjid Raudhatul
Ulum Desa Bantan Air, Ustadzah menyampaikan
materi bertema “Adab Berbicara terhadap Orang Tua.”
Kegiatan dimulai pukul 06.00 hingga 08.00 WIB, diikuti oleh
para santri didikan subuh, remaja masjid, dan wali murid yang turut mendampingi
anak-anak mereka.
Dalam penyampaiannya, Mardiana mengingatkan bahwa akhlak
mulia adalah cerminan keimanan seseorang, dan salah satu bentuk akhlak
tertinggi adalah cara seorang anak berbicara kepada orang tuanya.
Beliau membacakan firman Allah dalam QS. Al-Isra’ ayat 23–24
Artinya :“Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia
dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu... dan ucapkanlah kepada
mereka perkataan yang mulia.”
Kemudian Mardiana menjelaskan beberapa adab yang harus
dijaga anak-anak terhadap orang tua, antara lain: 1. Berkata lembut dan sopan,
tidak meninggikan suara, 2. Tidak membantah dengan nada kasar, meskipun berbeda
pendapat, 3. Mendengarkan dengan penuh perhatian ketika orang tua berbicara, 4.
Menunjukkan rasa hormat dengan menundukkan pandangan dan sikap santun dan 5.
Mendoakan orang tua agar diberi kesehatan, rahmat, dan keberkahan oleh Allah
SWT.
Beliau juga menekankan bahwa perkataan “ah” saja dilarang
oleh Allah, karena menunjukkan kurang hormat. Selanjutnya anak-anak diajak
meneladani kisah Nabi Ismail a.s. yang patuh kepada ayahnya Nabi Ibrahim a.s.,
sebagai contoh ketaatan dan sopan santun seorang anak saleh.