Kuansing (Kemenag) - Salah seorang staf dinas kesehatan Kab. Kuansing Ns. Dian Sasmita, pegawai yang ditunjuk oleh kepala Dinas Kesehatan Kesehatan Kab. Kuansing untuk menjadi narasumber pada kegiatan bimbingan manasik Haji Rayon 1 di Aula Kemenag Kuansing, Rabu 16 April 2025.
Kegiatan ini sudah berlangsung dua hari sebelum nya. Dan sekarang adalah hari Kedua tingkat Rayon/ Kecamatan dan hari ketiga tingkat Kab. Kuansing. Adapun sebagai moderator adalah penyuluh agama Islam Kecamatan Kuantan Tengah Prihasni.
Peserta masih tetap berjumlah 84 orang . Semangat semangat dan antusias menerima materi dari Dinas Kesehatan.
Dian Sasmita menyampaikan " kasus yang umum yang terjadi pada jamaah haji di kloter adalah hipertensi, gangguan faal pada geriatic, diabetes, dereksia, psikologis akut, jantung koroner,"terangnya.
Dalam kebijakan pemerintah Arab, Saudi, dengan syarat kesehatan bagi Jamaah haji tahun 1446 H/2025 M dengan melihat kondisi jamaah yang tidak memenuhi kriteria, yaitu gagal ginjal, jantung, paru-paru kronis, sinses hati, penyakit neorologis dan psikologis, penyakit menular aktif dan kanker.
"Untuk kenyamanan beribadah, biasanya pihak kesehatan menganjurkan jama'ah untuk membawa Alat Pelindung Diri ( APD ), yaitu masker, botol minuman, payung lipat/topi, kaca mata pelindung, botol semprotan air, alas kaki ringan, juga ada tambahan kantong urin bila diperlukan," ungkapnya.
" Sedangkan yang disediakan oleh pihak kesehatan adalah obat-obatan rutin, obat penunda haid, alat kesehatan, kursi roda, kain Pelindung dan pelembab/pelembab bibir, makanan ringan, matras, HP Android, dan ketua kloter, ketua rombongan atau ketua regu, wajib memiliki no HP bidang kesehatan agar mudah berkomunikasi," tambahnya.
Diakhir materi Dian berpesan kepada jamaah , agar selalu menjaga kesehatan, jangan kelelahan, apalagi mendoa selamat untuk pergi haji apalagi waktu yang paling dekat dengan waktu berangkatnya.
" Jangan berfikir macam-macam kalau mau berangkat, karena banyak pikiran akan mempengaruhi situasi dan kondisi keberangkatan. Jadi kita pergi dengan sehat, menjalankan ibadah denqan sehat, sehingga dapat melaksanakan ibadah haji denqan Maksimal, dan pulang ke tanah air dengan keadaan sehat," tutup Dian. ( Pri KT )