Kampar (Humas) - Pada kesempatan apel senin pagi kali ini (06/04/2024), Kepala Subbag Tata Usaha H.Dirhamsyah, M.Sy yang juga sebagai penerima apel menyampaikan bahwa mulai dari tanggal 7 s.d 8 Mei 2024 tepatnya Selasa dan Rabu esok, akan dilaksanakan Manasik Haji tingkat Kabupaten Kampar. Manasik Haji tingkat Kabupaten ini akan diselenggarakan di Masjid Islamic Centre Bangkinang Jl.Prof.M.Yamin No 439 Langgini.
Dalam arahannya, Dirhamsyah berpesan kepada para panitia yang telah ia sebutkan di awal, untuk senantiasa bersungguh-sungguh melakukan pekerjaan/tugas yang telah diberikan pada masing-masing individunya. "Kami menghimbau kepada seluruh panitia untuk memperhatikan dimana tugas kita masing-masingnya. Seperti misalnya yang bertanggungjawab terhadap absen jamaah, memegang papan nama regu dan rombongan, dan lain-lain"
Berkenaan dengan Masjid Islamic Centre yang kini sedang dalam tahap renovasi, maka berkemungkinan akan ada perubahan-perubahan dari skema manasik haji tahun ini dibanding tahun-tahun sebelumnya. Inilah yang juga menjadi perhatian bagi Dirhamsyah dan menekankan dengan sangat untuk perhatian panitia tahun ini, agar para jamaah haji Kab.Kampar tahun ini tetap lancar menjalankan manasik haji tingkat Kabupaten esok.
Disamping itu, Dirhamsyah juga mengumumkan bahwa Kabupaten Kampar telah menerima penghargaan menjadi yang pertama dalam penurunan angka stunting di Provinsi Riau. Tak lupa Dirhamsyah juga mengucapkan selamat dan terimakasih atas kerja keras dan dedikasi Seksi Bimas Islam terlebih lagi Kepala Seksi H.Maswir, MA yang telah mewakili Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar dalam ikut mensukseskan program nasional ini.
Terakhir, tak lupa Dirhamsyah juga mengapresiasi setinggi-tingginya kepada tim verifikasi dan validasi pendataan non-ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab.Kampar yakni Bagian Kepegawaian yang telah bekerja lembur untuk menyelesaikan verifikasi tersebut. Dengan Kabupaten Kampar yang memiliki data Non-ASN paling banyak, tentu saja pekerjaan ini tidaklah mudah. Semoga ini merupakan awal yang baik untuk keberlangsungan tenaga honorer di Kementerian Agama untuk bisa menjadi ASN dimasa yang akan datang. (Cicy/Fatmi/Agus)