Riau (Humas)- Kepentingan umat untuk kerukunan antar umat beragama adalah segala-galanya, jangan sampai karena organisasi kita mengutamakan ego sektoral. Tapi harus membangun sinergisitas semua organisasi keagamaan dan dapat memberi kontribusi pada pemerintah setempat. Karena kerukunan umat beragama kunci pembangunan. Inilah harapan kita dalam situasi dan kondisi sekarang.
Hal ini ditekankan Dirjen Bimas Buddha Kemenag RI Caliadi SH, MH saat memberikan sambutan sekaligus arahannya pada kegiatan Pembinaan Official dan Calon Peserta Swayamvara Tripitaka Gatha (STG) Riau, di Novotel Hotel Pekanbaru, Minggu (18/10).
Kendati wabah Covid-19 sudah 7 bulan telah meluluhlantakan sendi- sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Baik itu dari segi sosial, ekonomi dan politik yang tidak berjalan dengan normal.
Sehingga membutuhkan sinergi anak bangsa agar Covid-19 landai. Harapan pemerintah tahun 2021 tervaksin semua warga Indonesia agar covid ini segera berakhir, lanjutnya dalam arahan.
"Saya memberikan apresiasi atas kegiatan pembinaan ini, semoga menjadi peran strategis membangun kerukunan agama, sehingga dapat mengembangkan potensi umat dan Riau dapat memboyong piala presiden dalam even nasional STG kedepan," harapnya.
Disamping itu, menanggapi harapan Ketua Umum LPTG Provinsi Riau, Caliadi mengatakan pemilihan tuan rumah STG merupakan wewenang pengurus LPTG. Namun melihat kesiapan Provinsi Riau yang telah didukung prasarana yang sangat memadai. Pihaknya sangat yakin impian Riau menjadi tuan rumah STG tahun depan akan menjadi kenyataan.
Pada kesempatan yang sama Caliadi juga mengungkapkan dengan dikeluarkannya Undang-undang Omnibus Law semoga buruh diuntungkan.
Menurutnya Undang-undang Omnibus Law tersebut mempermudah perizinan pada investor sehingga ada kepastian hukum.
"Sesungguhnya UU Omnibus Law itu mulia, maka jangan sedikit-dikit dibungkus dengan demokrasi. Boleh demo asal tidak anarkis." Pesannya.
Caliadi mengatakan Indonesia sebagai bangsa yang berkembang dan diterpa covid-19 diharapkan kedepan akan lebih terbuka lapangan kerja dan PNS pun dapat dikurangi.
"Khususnya kepada jajaran umat Buddha, saya berharap mari memberikan kontribusi kepada pemda setempat, kepada bangsa ini," pintanya mengakhiri sambutan.
Sebagai informasi, kegiatan yang diikuti 25 orang peserta ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah kemenag Riau, Pembimas Buddha kanwil Kemenag Riau, Ketua walubi Riau,Ketua persatuan umat Budha Indonesia Riau Para Romo dan Tokoh agama Buddha.(vera)