0 menit baca 0 %

Diskusi Bersama Krani Kampung Harapan, Penyuluh Agama Islam Sungai Apit Sampaikan 4 Program Prioritas Pemerintah

Ringkasan: Siak (Inmas)- Selasa (07/05/2024) Penyuluh Agama Islam pada KUA Kecamatan Sungai Apit berkunjung dan berdiskusi bersama Pemerintah Desa Kampung Harapan, dalam hal ini disambut langsung oleh Krani Kampung Harapan Rudi. Dalam diskusi santai ini Ustadz Maslan, S.H.I dan Ustadz H.

Siak (Inmas)- Selasa (07/05/2024) Penyuluh Agama Islam pada KUA Kecamatan Sungai Apit berkunjung dan berdiskusi bersama Pemerintah Desa Kampung Harapan, dalam hal ini disambut langsung oleh Krani Kampung Harapan Rudi. Dalam diskusi santai ini Ustadz Maslan, S.H.I dan Ustadz H. Jalinur sambil menjalankan amanat Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2024.

Dalam SE tersebut menjadi bagian dari tugas penyuluh yaitu mensosialisasikan dan mengedukasi empat program prioritas pemerintah diantaranya adalah penurunan stunting, penanggulangan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi, dan pelestarian lingkungan hidup.

Diskusi dilanjutkan dengan pemaparan kegelisahan Krani Kampung Harapan dengan fenomena pergaulan dan kenakalan remaja masa kini khususnya di Kampung Harapan, “Kita perlu memperhatikan pergaulan remaja saat ini karena pengaruh negatif teknologi seperti game dan sebagainya, sehingga usia muda mereka hanya dipakai untuk HP dll. Perlu ada kegiatan lain bagi mereka agar waktunya tidak terbuang sia-sia dan menjadi lebih positif dalam menggunakan teknologi". Ungkap Krani

Merespon dengan tenang apa yang disampaikan Krani, Ustadz Maslan, Ustadz H. Jalinur menyampaikan saran, dalam usaha pemberdayaan ekonomi umat serta menjaga pergaulan remaja, kita perlu membuat program pelatihan kreativitas, “mungkin kita bisa usahakan program pemberdayaan ekonomi umat sekaligus menjaga anak remaja kita dari pergaulan bebas dan efek negatif teknologi dengan mengarahkan gadget sebagai sarana menyebar kebaikan dengan konten-konten positif dan menyebarkannya di bebagai sosial media untuk mendapatkan monetasi sehingga perekonomian terangkat dan kegiatan remaja lebih terarah” pungkasnya. (Ay/Fz)