Pinggir (Kemenag) — Suasana khidmat menyelimuti acara takziah 7 hari wafatnya Almarhum Al Azmi bin Muhammad Nur, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, yang dilaksanakan di Aula Kantor Lurah Balai Raja, Kecamatan Pinggir, Rabu (1/10/2025). Hadirin dari unsur pemerintah, tokoh masyarakat, dan tokoh agama hadir bersama untuk mendoakan almarhum dengan penuh keikhlasan.
Acara takziah ini diprakarsai oleh Lurah Balai Raja, Hemalina, S.Sos., yang dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan sambutan. Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Camat Pinggir, Zama Rico Dakanahay, S.Sos., M.Si., menandai dimulainya rangkaian doa bersama. Turut hadir jajaran Kasi Kantor Camat Pinggir, Ka. Dinas se-Kecamatan Pinggir, para lurah dan pj kepala desa se-Kecamatan Pinggir, perangkat Kelurahan Balai Raja,Ketua LPMK Balai Raja Samianto, Ketua TP-PKK Kelurahan Balai Raja, serta masyarakat dengan penuh kebersamaan.
Dalam rangkaian acara, Penghulu KUA Kecamatan Pinggir, Ria Suardi, S.Ud., yang hadir mewakili Kepala KUA Kecamatan Pinggir, R. Hadi Peratama Jaya, S.H, dipercaya memimpin doa bersama, memohonkan ampunan dan rahmat Allah SWT bagi almarhum. Sedangkan Penyuluh Agama Islam KUA Pinggir, Yessi Novrianty, S.Pd., bertugas sebagai pembawa acara yang memandu jalannya kegiatan dengan tertib dan penuh khidmat.
Dalam sambutannya, Lurah Balai Raja, Hemalina, S.Sos., mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hadir. “Terima kasih atas kebersamaan dan doa yang kita panjatkan malam ini. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucapnya.
Sementara itu, Camat Pinggir, Zama Rico Dakanahay, S.Sos., M.Si., yang membuka acara, menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas kepergian almarhum. “Beliau adalah wakil rakyat yang gigih memperjuangkan aspirasi masyarakat. Semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,” ungkapnya.
Penghulu KUA Pinggir, Ria Suardi, S.Ud., menuturkan bahwa kehadirannya mewakili Kepala KUA adalah bentuk nyata kepedulian lembaga keagamaan terhadap keluarga yang berduka. “Kami hadir untuk mendoakan almarhum dengan tulus, karena doa dari keluarga, sahabat, dan masyarakat adalah bekal terbaik bagi beliau di alam sana,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Pinggir, Yessi Novrianty, S.Pd. “Melalui doa bersama ini kita belajar bahwa duka tidak hanya ditanggung keluarga, tetapi juga menjadi tanggung jawab moral kita semua untuk saling menguatkan,” katanya.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Penghulu KUA Pinggir dan diikuti penuh khidmat oleh seluruh hadirin. Suasana haru menyelimuti kegiatan ini, meninggalkan pesan kebersamaan bahwa doa adalah ikatan yang memperkuat ukhuwah dan silaturahmi di tengah masyarakat.