0 menit baca 0 %

Doa dan Air Mata Warnai Perpisahan MTsN Rambah

Ringkasan: Rokan Hulu (Humas)- Doa dan air mata disertai peluk tangis penuh haru, warnai acara perpisahan MTsN Rambah, Rabu (85/2013) bertempat di kompleks MTsN Rambah Pasir Pengaraian. Acara perpisahan tersebut dilaksanakan untuk melepas kakak kelas IX yang telah menamatkan studinya, sekaligus menyambut adek-...
Rokan Hulu (Humas)- Doa dan air mata disertai peluk tangis penuh haru, warnai acara perpisahan MTsN Rambah, Rabu (85/2013) bertempat di kompleks MTsN Rambah Pasir Pengaraian. Acara perpisahan tersebut dilaksanakan untuk melepas kakak kelas IX yang telah menamatkan studinya, sekaligus menyambut adek-adek siswa/i kelas VII yang baru masuk. Acara perpisahan tersebut berlangsung dengan meriah, dan dihadiri oleh Kakan Kemenag Rohul H Ahmad Supardi Hasibuan, Kadis Pendidikan yang diwakili Kabid Pendidikan Dasar Suharman, beberapa Kepala SMP/MTs/MA se Rambah, seluruh orang tua murid yang anaknya menamatkan study tahun ini, majelis guru, dan siswa/i MTsN Rambah. Acara perpisahan diisi dengan berbagai atraksi kreatifitas siswa/i, seperti rebana, drama, pidato tiga bahasa (Indonesia, Arab, Inggris), puisi, dan lain sebagainya. Semuanya berjalan dengan lancar, tertib dan aman. Kakan Kemenag Rohul H Ahmad Supardi Hasibuan dalam sambutan pengarahannya, mengharapkan agar seluruh siswa/i MTsN Rambah yang tamat tahun ini, kiranya dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik ke MA maupun ke SMU atau SMK, sehingga kualitas diri makin meningkat. Ahmad juga berharap kepada seluruh orang tua murid, supaya dapat melanjutkan pendidikan anak-anaknya ke jenjang yang lebih tinggi, sampai dengan perguruan tinggi, sebab tantangan yang dihadapi anak-anak sekarang berbeda dengan tantangan yang dihadapi oleh orang-orang tua dulu. Hal ini telah diingatkan oleh Nabi Muhammad SAW empat belas abad yang lalu, dengan menyatakan : Ajaralilah anak-anak kamu akan ilmu pengetahuan dan keterampilan sebab mereka hidup sesuai dengan zamannya, tidak sesuai dengan zaman kamu. Untuk itu, jangan berfikir kawin dululah…! Tapi berfikirlah untuk belajar, tegasnya. Kepala MTsN Rambah Akhiruddin SAg, melaporkan bahwa minat masyarakat untuk masuk MTsN Rambah meningkat secara significant. Tahun ini yang mendaftar sebanyak 380 orang, yang dinyatakan lulus 293 orang. Sedangkan kafasitas yang bisa ditampung hanya 140 orang. Berarti ada 153 orang lagi yang tidak tertampung. Diperlukan 4 Rombel tambahan, tegasnya.***(Ash).