Kampar Kiri ( Kemenag )– Suasana penuh haru menyelimuti keluarga besar MTsN 5 Kampar saat pelaksanaan muhadarah pagi ini. Seluruh guru, staf, dan siswa berkumpul untuk menyerahkan uang sosial sebagai wujud belasungkawa atas wafatnya ayahanda dari Muhammad Agung, S.Pd., salah seorang tenaga pendidik di madrasah tersebut.
Tiga minggu telah berlalu sejak kepergian almarhum, namun rasa duka dan doa yang tulus terus dipanjatkan. Acara dimulai dengan pembacaan Surah Yasin bersama, yang diniatkan untuk almarhum, seraya memohonkan ampunan serta kelapangan kuburnya.
Dalam penyampaian sepatah kata, Waka Humas dan Keagamaan, Fadhilus Sabri, S.Pd., menyampaikan doa terbaik bagi almarhum.
“Semoga beliau ditempatkan di sisi Allah yang penuh rahmat, dilapangkan kuburnya, serta diberikan ketenangan di alam barzakh,” ungkapnya dengan suara bergetar.
Tak lupa, keluarga yang ditinggalkan juga memberikan ungkapan terima kasih. Muhammad Agung, S.Pd., dengan mata berkaca-kaca menyampaikan,
> “Saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih atas ucapan belasungkawa, doa, dan sumbangan sosial yang telah diberikan. Semoga Allah membalas dengan pahala dan keberkahan untuk kita semua.”
Kehadiran seluruh warga madrasah menjadi bukti bahwa MTsN 5 Kampar bukan hanya tempat belajar, tetapi juga keluarga besar yang selalu menguatkan di saat suka maupun duka.
Acara ditutup dengan nasihat yang penuh makna: kehidupan di dunia hanyalah sementara, dan kematian adalah kepastian. Maka berbuat baiklah, karena setiap detik yang berlalu adalah pengingat bahwa kita pun kelak akan kembali kepada-Nya.
( Fatmi/ Humas MTsN 5 )