0 menit baca 0 %

Doa Khidmat Kasi Pais Kemenag Inhil Lantunkan di Upacara Harlah Pancasila

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Bupati Indragiri Hilir (Inhil) pada Selasa (3/6/2025) saat Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 berlangsung. Di tengah barisan pejabat dan peserta upacara, H. Indra Sabarianto, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Pais) Ka...

Tembilahan (Kemenag) – Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Bupati Indragiri Hilir (Inhil) pada Selasa (3/6/2025) saat Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 berlangsung. Di tengah barisan pejabat dan peserta upacara, H. Indra Sabarianto, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Pais) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Indragiri Hilir, mengemban tugas mulia sebagai pemandu baca doa, menambah kekhusyukan acara.

Upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Indragiri Hilir, H. Herman ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kakankemenag Indragiri Hilir, H. Harun, Wakil Ketua DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda), serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Kehadiran mereka semua menegaskan komitmen kolektif terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.

Puncak kekhusyukan upacara terasa saat mikrofon diserahkan kepada H. Indra Sabarianto. Dengan suara yang jelas dan penuh penghayatan, beliau melantunkan doa bersama. Doa tersebut dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, keberkahan bagi para pemimpin, serta kemajuan Kabupaten Indragiri Hilir. "Semoga semangat Pancasila senantiasa membimbing kita dalam membangun bangsa dan negara yang adil, makmur, dan sejahtera," harap H. Indra Sabarianto dalam doanya, yang diamini oleh seluruh hadirin.

Sebelumnya, Bupati H. Herman dalam sambutannya menekankan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam lingkup pemerintahan, masyarakat, maupun pembangunan daerah. Senada dengan Bupati, Kakankemenag Inhil H. Harun juga menyoroti Pancasila sebagai fondasi kokoh bagi keberagaman Indonesia, mencerminkan ajaran agama yang universal.

Peran H. Indra Sabarianto sebagai pembaca doa tidak hanya melengkapi rangkaian upacara, tetapi juga menjadi simbol bahwa nilai-nilai keagamaan dan spiritualitas sangat relevan dalam peringatan hari besar kebangsaan. Doa yang dipimpinnya menjadi penutup yang menguatkan komitmen bersama untuk menjaga keutuhan NKRI dan mendukung terciptanya kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang berkelanjutan. Upacara pun berakhir dengan tertib dan penuh makna.  (Ria)