Kuansing (Kemenag) – Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC-FKDT) Kabupaten Kuantan Singingi menggelar kegiatan bersama Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuansing, dalam hal ini diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kantor Kemenag Kuansing.
Kegiatan dilaksanakan di MDTA Raudhatul Tholibin kelurahan Beringin Jaya Kec. Sentajo Raya, Kamis, 18 September 2025.
Hadir kepala Kantor Kemenag Kuansing diwakili oleh Kasi Pakis H. burdianto dan beberapa orang staf, ketua DPC-FKDT Kuansing Juprizal, dan pengurus lainnya, Ketua DPC-FKDT Kecamatan se Kab. Kuansing, kepala dan guru MDTA Raudhatul Tholibin, dan semua kepala MDTA se Kec. Sentajo Raya.
Pada kesempatan itu H. Burdianto menyampaikan informasi viral di Seksi Pakis saat ini, yaitu
1. PPG tentang Diklat profesi guru.
2. TPG tentang tunjang profesi guru.
3. Keputusan Bupati no 41 tahun 2024. Tentang wajib MDTA dan melanjutkan ke Sekolah yang lebih tinggi wajib punya Ijazah MDTA dan sertifikat dari LPQ.
Juga beliau menyampaikan pesan kepala Kemenag Kuansing H. Suhelmon, bahwa " MDTA tersebut, lebih banyak belajar ngaji nya dari pada belajar Kurikulum, kurikulum bisa sambil berjalan dan menyesuaikan. Yang penting anak taman MDTA bisa ngaji, baca Al-Qur'an dan sholat." Ungkap H. Burdianto.
Acara ini berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan menjadi wadah silaturahmi antara pengurus FKDT dengan Kemenag. Kepala Seksi Pakis, dalam sambutannya, memberikan apresiasi atas peran FKDT dalam membina dan memperkuat lembaga pendidikan diniyah di Kuansing.
“Kami berharap sinergi ini terus terjalin agar madrasah diniyah semakin maju, memberikan kontribusi nyata dalam mencerdaskan anak bangsa, sekaligus memperkuat pendidikan keagamaan di masyarakat,” ungkap Burdianto.
Ketua DPC-FKDT Kuansing Juprizal, juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Kemenag. Ia menegaskan bahwa "kerjasama ini menjadi modal penting dalam memperjuangkan eksistensi dan kemajuan madrasah diniyah takmiliyah di daerah" tutur Juprizal.
Agenda yang dibahas pada saat ini adalah : persiapan ujian semester Ganjil TP 2025/2026, persiapan BAP 4.0 SMT ganjil 2025/2026 dan persiapan PORSADIN ( Pekan Olahraga Seni Antar Diniyah).
Disamping itu, Prihasni sebagai penyuluh agama Islam Kuantan Tengah, juga sebagai pengurus kode Etik di Kepengurusan DPC-FKDT Kuansing, menyarankan, kalau besok porsadin, "nilai poin nya jangan berubah-ubah. Ikuti petunjuk teknisnya atau musyawarah kan bersama. Jangan seenak kita saja memberikan nilai poinnya. Ini terjadi pada porsadin terakhir tahun 2024 yang lalu. Tidak ada kesepakatan dibuat terlebih dahulu. Ikut petunjuk pun juga tidak dan sama dengan tahun sebelumnya pun juga tidak. Semoga tidak terjadi lagi pada tahun 2026 yang akan datang. Khususnya Porsadin tingkat Kab. Kuansing. Apalagi porsadin tingkat provinsi Riau tahun 2026 besok, sebagai tuan rumah adalah Kab. Kuansing". Ujar Prihasni.
Acara diakhiri dengan doa bersama dan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi, baik dalam program pembinaan, peningkatan kualitas guru diniyah, maupun pengembangan lembaga. (Pri)