0 menit baca 0 %

DPPKBPPPA Kab. Kampar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan dan Perlindungan Anak

Ringkasan: Kampar ( Humas ) Dinas  Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DPPKBPPPA ) Kabupaten Kampar  menggelar kegiatan sosialisasi Pencegahan Kekerasan   dan perlindungan anak di aula MAN 2 Kampar, Selasa, 7/5/2024 Sosialisasi yang diikuti oleh kurang le...

Kampar ( Humas ) – Dinas  Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DPPKBPPPA ) Kabupaten Kampar  menggelar kegiatan sosialisasi Pencegahan Kekerasan   dan perlindungan anak di aula MAN 2 Kampar, Selasa, 7/5/2024

Sosialisasi yang diikuti oleh kurang lebih 50 peserta didik dari masing-masing kelas yang ada di MAN 2 Kampar  ini bertujuan memberikan pengenalan hak-hak perempuan dan anak serta bahaya kekerasan sehingga setiap peserta dapat berperan serta secara aktif mencegah terjadinya kekerasan dilingkungan masing-masing, terutama dilingkungan madrasah.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Anak DPPKBPPPA Kab. Kampar Satiti Rahayu, SKM, MKM  menjelaskan tentang upaya yang ditujukan untuk melindungi peserta didik dari tindakan bullying yang terjadi di madrasah. “Tindakan bully tidak hanya berupa kekerasan secara fisik kepada korban seperti memukul, menampar atau menendang. Bully juga dapat berupa tindakan tanpa melakukan kekerasan fisik atau secara verbal seperti mengejek, memanggil seseorang dengan sebutan tidak sewajarnya, bahkan cenderung tidak sopan.”tuturnya

Senada dengan hal itu,  narasumber  Hj. Elmi , M.Sy menyampaikan kegiatan ini  merupakan salah satu bentuk upaya yang ditujukan untuk melindungi perempuan dan anak serta memberikan rasa aman dalam pemenuhan hak-haknya dengan memberikan perhatian yang konsisten dan sistematis yang ditujukan untuk mencapai kesetaraan gender seperti berkurangnya kasus kekerasan terhadap perempuan, meningkatnya kualitas penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak serta meningkatnya kualitas layanan perlindungan khusus kepada anak.

“Dampak psikologis kekerasan pada perempuan dan anak dapat memiliki dampak psikologis yang buruk seperti trauma, reaksi fisik, keinginan bunuh diri dan berbagai  reaksi negative lainnya dan perlu butuh waktu yang lama untuk memulihkan si korban tersebut, sayangnya kekerasan terhadap perempuan baik secara verbal, seksual, maupun fisik, penyembuhannya tidak semudah luka akibat cedera bukan hanya fisik, tapi kehidupan psikologisnya juga menjadi taruhan

Sementara itu Kepala MAdrasah Aliyah Negeri ( MAN ) 2 Kampar yang diwakili Waka Humas Mardiana, S.Ag menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan positif ini.”Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada DPPKBPPPA  Kab. Kampar yang senantiasa menggagas kegiatan ini. Semoga dengan program dan sosialisasi ini, peserta didik MAN 2 Kampar senantiasa bisa saling menghargai dan tentu saja itu juga akan berorientasi terhadap siswa agar mentalnya lebih sehat,”ungkap Mardiana ( Fatmi, Cicy/Ags )