Mandau (Kemenag) – KUA kecamatan Mandau melaksankan acara bimbingan perkawinan angkatan VII tahun 2025 yang diikuti oleh 15 pasang calon pengantin dengan materi kesehatan reproduksi di aula KUA Mandau Kamis,24/07/2025.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan materi terkait persiapan calon pengantin dalam menghadapi kehidupan berkeluarga. Materi pada sesi ini tentang kesehatan reproduksi yang disampaikan oleh dr. Hendi dari Puskesmas Pematang Pudu.
Dalam penyampaian materi ini beliau tekankan kesehatan reproduksi ini sangat penting diketahui oleh calon pengantin sebagai bekal mereka nanti. Reproduksi manusia adalah proses biologis di mana dua orang individu menghasilkan keturunan yang serupa dengan diri mereka sendiri. Tujuan utamanya adalah untuk mempertahankan keturunan dan mewariskan materi genetik dari satu generasi ke generasi berikutnya. Untuk malangsungkan kehidupan berumah tangga perlu memperhatikan kesehatan sistem reproduksi ini, karena kalau sistem ini sehat maka generasi-generasi yang dilahirkanpun akan sehat, sebaliknya kalau bermasalah maka akan muncul masalah-masalah yang baru nantinya.
Ia juga menyampaikan para calon pengantin yang akan menikah perlu melakukan persiapan pra nikah antara lain pemeriksaan kesehatan, skrining status imunisasi tetanus, pengukuran status gizi, persiapan gizi dan menjaga kesehatan organ reproduksi.
“Puskesmas Pematang Pudu memberikan layanan yang maksimal kepada setiap catin yang datang untuk memastikan kesehatannya.Kalau seandainya calon pengantin berdasarkan pemeriksaan kesehatan belum layak untuk hamil maka ditundalah dulu kehamilannya daripada berefek buruk kepada calon bayi dan ibunya. Kita obati dulu penyakitnya , setelah sehat barulah direncanakan untuk kehamilan” lanjut dr. Hendi.
Setelah selesai materi disampaikan para peserta terpancing untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi ini. Ada beberapa peserta yang bertanya dan berdiskusi. Setiap pertanyaan dijawab oleh beliau dengan tuntas dan memuaskan sesuai dengan kapasitas ilmunya.