Bengkalis (Kemenag) -
Sebagai pemateri kedua dalam kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di
SMAN 1 Bengkalis, dr. Mariatul Qibtiyah memaparkan materi bertajuk “Pernikahan Usia
Dini dalam Pandangan Kesehatan.” Materi ini disambut antusias oleh peserta yang
mayoritas masih duduk di bangku SMA Jumat, 18 Juli 2025
Dalam penyampaiannya, dr.
Mariatul menguraikan secara detail bahaya pernikahan usia dini, terutama dari
segi kesehatan reproduksi, psikologi, hingga sosial ekonomi. Ia menegaskan
bahwa pernikahan di usia yang belum matang membawa risiko tinggi bagi kesehatan
ibu dan anak, serta masa depan pendidikan yang terancam putus di tengah jalan.
Beliau juga menyampaikan
bahwa banyak kasus stunting dan kematian ibu muda berawal dari ketidaksiapan
fisik dan mental akibat pernikahan dini. Oleh karena itu, dr. Mariatul mengajak
seluruh peserta untuk memahami pentingnya menunda pernikahan hingga usia yang
cukup matang dan siap secara lahir batin.
Materi ini membuka cakrawala berpikir para siswa agar lebih bijak dalam mengambil keputusan di masa muda, serta semakin paham betapa pentingnya menjaga kesehatan diri sebagai bekal masa depan. (EG)
Cat: Harisah
tolong gabungkan dijadikan satu berita tentang 1 kegiatan.