Mandau (Kemenag) – Aspek kesehatan menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas. Hal ini tampak dalam sesi materi kesehatan reproduksi yang dibawakan oleh dr. Nadia pada kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri Angkatan XIII Tahun 2025 di KUA Kecamatan Mandau, Rabu, (10/9/2025).
Sebanyak 15 pasangan calon pengantin (catin) mengikuti sesi ini dengan penuh antusias. Para peserta tampak serius menyimak penjelasan dr. Nadia, mengingat topik kesehatan reproduksi sangat erat kaitannya dengan kehidupan rumah tangga dan perencanaan keluarga.
Dalam pemaparannya, dr. Nadia menekankan bahwa kesehatan reproduksi bukan hanya menyangkut organ reproduksi, tetapi juga mencakup persiapan fisik, mental, dan sosial pasangan dalam menghadapi pernikahan, kehamilan, hingga pola pengasuhan anak.
“Kesehatan reproduksi yang baik adalah kunci lahirnya generasi yang sehat. Oleh karena itu, pasangan perlu memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak sebelum menikah hingga dalam perjalanan rumah tangga,” jelas dr. Nadia.
Sesi menjadi semakin interaktif ketika Putri, salah seorang peserta, mengajukan pertanyaan mengenai jarak ideal antar kehamilan. Dengan lugas, dr. Nadia menjawab bahwa jarak kehamilan yang sehat sebaiknya antara 2 hingga 3 tahun. Hal ini memberi waktu yang cukup bagi tubuh ibu untuk pulih, sekaligus memastikan tumbuh kembang anak pertama berlangsung optimal sebelum kehadiran anak berikutnya.
“Jarak kehamilan yang tepat bukan hanya melindungi kesehatan ibu, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup anak. Dengan begitu, keluarga bisa lebih siap secara fisik, emosional, maupun finansial,” tambahnya.
Materi kesehatan reproduksi ini tidak hanya memberikan
pengetahuan medis, tetapi juga membuka wawasan para calon pengantin tentang
pentingnya perencanaan keluarga yang matang. Dengan pemahaman tersebut,
diharapkan para peserta mampu membangun keluarga yang sehat, sejahtera, serta
berkontribusi pada lahirnya generasi unggul di masa depan.