0 menit baca 0 %

Drs.H.Sulman Terima Kunjungan Ketua Yayasan Mujaddidul Hasanah Semukut.

Ringkasan: Meranti (Inmas) - Kakan Kemenag Kepulauan Meranti Drs.H.Sulman menyambut hangat kunjungan Ketua Yayasan Mujaddidul Hasanah Muhammad Mufti dan Ketua Panitia seminar sehari pengembangan profesi guru Tatang Hadi Maksudy,S.Pd.I., di ruang kerja beliau.Rabu (27/10)Kunjungan ketua yayasan Mujaddidul Hasan...

Meranti (Inmas) - Kakan Kemenag Kepulauan Meranti Drs.H.Sulman menyambut hangat kunjungan Ketua Yayasan Mujaddidul Hasanah Muhammad Mufti dan Ketua Panitia seminar sehari pengembangan profesi guru Tatang Hadi Maksudy,S.Pd.I., di ruang kerja beliau.Rabu (27/10)

Kunjungan ketua yayasan Mujaddidul Hasanah dan Ketua panitia seminar ini dalam rangka silaturrahmi dan memohon secara resmi agar Kakan Kemenag Kabupaten Kepulauan Meranti Berkenan membuka dan menjadi narasumber dalam seminar sehari pengembangan profesi guru, yang di remcanakan akan di laksanakan pada hari Selasa tanggal 2 November 2021, di Kecamatan Pulau Merbau.

Menjadi guru yang ideal dan inovatif  adalah  sebuah tuntutan yang tidak bisa ditawar-tawar dan dielakkan lagi. Masa depan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kader-kader  muda bangsa. Sedangkan penanggung jawab utama masa depan kader-kader muda tersebut salah satunya berada di pundak guru selaku pendidik.

"Hanya gurulah yang langsung berinteraksi dengan peserta didik dan memiki kemampuan dalam membentuk kepribadian, memberikan pemahaman, menerangkan imajinasi dan cita-cita, membangkitkan semangat, dan menggerakkan kekuatan dan potensi dahsyat dari peserta didik". Kata Drs.H.Sulman.

Dari gurulah peserta didik membayangkan masa depannya, mencanangkan sebuah impian hidupnya, dan melihat jauh ke angkasa, terbang setinggi langit laksana anak panah yang lepas dari busurnya.

dalam hal ini Drs.H.Sulman melambangkan Guru seperti busur panah dan peserta didik sebagai anak panah, jika guru mempunyai kekuatan  besar dan visi yang jauh ke depan, maka peserta didik akan bisa melesat jauh ke depan mencapai cita-citanya  Namun jika busurnya lemah dan tidak profesional dan tidak visioner, maka anak panah hanya melesat lemah, bahkan gagal melesat.

Disinilah seorang guru dituntut menjadi busur yang "profesional, kuat, dinamis, visioner, dan powerfull". sehingga mampu melesatkan potensi dan cita-cita peserta didik tinggi jauh ke angkasa, menjadi orang yang mampu memberikan manfaat penuh bagi kemajuan dunia.

Dalam kesempatan ini Drs.H.Sulman Selaku Kakan Kemenag Kepulauan Meranti Mendukung Penuh Kegiatan Seminar Sehari Pengembangan Profesi Guru ini dan siap untuk membuka serta menjadi nara sumber dalam kegiatan ini. (inmas)