0 menit baca 0 %

Dua Alumni Al-Utsaimin Lolos ke Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta

Ringkasan: Bangkinang Kota ( Kemenag )---Kabar membanggakan kembali datang dari  pondok pesantren Al-Utsaimin.   Dua orang alumni terbaik dari angkatan ke-5, yakni Khafid Azizi dan Said Ihsan Sanny, berhasil diterima di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta, salah satu perguruan tinggi kedina...

Bangkinang Kota ( Kemenag )---Kabar membanggakan kembali datang dari  pondok pesantren Al-Utsaimin.   Dua orang alumni terbaik dari angkatan ke-5, yakni Khafid Azizi dan Said Ihsan Sanny, berhasil diterima di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta, salah satu perguruan tinggi kedinasan di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Pencapaian ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Yayasan Lajnah Khairiyah Mustyarakah dan seluruh civitas akademika Al-Utsaimin. Perjuangan panjang, doa, serta semangat belajar yang tinggi telah mengantarkan kedua alumni ini menembus seleksi ketat masuk perguruan tinggi kedinasan yang bergengsi dan kompetitif.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Utsaimin Dr. Isnen Azhar,  LC, MH menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian ini. “Alhamdulillah, ini adalah bukti nyata bahwa lulusan pesantren tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu bersaing di dunia akademik dan profesional. Kami berharap Khafid dan Said dapat membawa semangat pesantren dalam setiap langkah mereka di STPN dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” ujar Mudir Pesantren.

Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) dikenal sebagai institusi pendidikan tinggi kedinasan yang fokus mencetak tenaga ahli di bidang pertanahan dan tata ruang. Dengan diterimanya Khafid Azizi dan Said Ihsan Sanny di STPN, diharapkan mereka dapat memberikan kontribusi positif, tidak hanya bagi bangsa dan negara, tetapi juga untuk kemajuan umat Islam.

Semoga ilmu yang diraih membawa keberkahan, kemanfaatan, dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir. ( Fatmi/ Hms PP Al Utsaimin )