0 menit baca 0 %

Dua Alumni Pesantren Al-Utsaimin Diterima di Universitas Islam Madinah

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )---Kabar gembira dan penuh rasa syukur kembali datang dari keluarga besar Pesantren Al-Utsaimin. Alhamdulillah, dua putra terbaik pesantren berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan diterima sebagai mahasiswa di Universitas Islam Madinah (UIM), Arab Saudi, salah satu kampus Isla...

Kampar ( Kemenag )---Kabar gembira dan penuh rasa syukur kembali datang dari keluarga besar Pesantren Al-Utsaimin. Alhamdulillah, dua putra terbaik pesantren berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan diterima sebagai mahasiswa di Universitas Islam Madinah (UIM), Arab Saudi, salah satu kampus Islam paling bergengsi di dunia.

Mereka adalah:

Muhammad Amrinul Ikhsan, alumni angkatan pertama Pesantren Al-Utsaimin, yang diterima pada Fakultas Syariah.

Muhammad Nabil Ihsan, alumni angkatan ketiga, yang juga resmi tercatat sebagai mahasiswa Universitas Islam Madinah.

Universitas Islam Madinah dikenal luas sebagai pusat keilmuan Islam yang melahirkan banyak ulama, dai, dan cendekiawan muslim berpengaruh di berbagai belahan dunia. Kesempatan emas ini tentu menjadi buah dari kesungguhan dalam menuntut ilmu, kedisiplinan, doa orang tua, serta bimbingan para guru selama menimba ilmu di pesantren.

Pimpinan Pesantren Al-Utsaimin, Dr. Isnen Azhar, Lc., M.H., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian dua alumninya tersebut.

“Alhamdulillah, ini adalah karunia besar dari Allah. Diterimanya ananda Amrinul Ikhsan dan Nabil Ihsan di Universitas Islam Madinah menjadi kebanggaan bagi kita semua. Semoga mereka senantiasa diberi kemudahan dalam menuntut ilmu, menjaga amanah yang diemban, dan kelak menjadi cahaya penerang di tengah umat,” ujarnya penuh harap.

Menurutnya, keberhasilan ini sekaligus menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh santri Pesantren Al-Utsaimin untuk terus bersemangat dalam belajar. “Kami berharap, semakin banyak lahir generasi penerus dari pesantren ini yang memiliki akhlak mulia, keluasan ilmu, dan semangat dakwah untuk membangun umat serta bangsa,” tambahnya.

Kabar diterimanya dua alumni sekaligus di Universitas Islam Madinah ini tentu menambah catatan prestasi Pesantren Al-Utsaimin, sekaligus mengokohkan komitmen lembaga pendidikan ini dalam mencetak generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat.