Meranti (Kemenag) โ Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan apel pagi rutin pada Senin (22/9/2025). Apel yang digelar di halaman kantor ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kepulauan Meranti, Sulman.
Dalam arahannya, Sulman mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Meranti untuk senantiasa berhati-hati dan menjaga kesehatan. Hal ini terkait dengan adanya dua kasus yang diduga suspek cacar monyet (MPOX) di wilayah Kepulauan Meranti.
โPara ASN Kemenag Meranti harus lebih waspada, menjaga diri, keluarga, dan lingkungan. Tetap tenang, tidak panik, namun tingkatkan kewaspadaan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Kita juga memiliki peran untuk menyampaikan edukasi kepada masyarakat sekitar tentang pentingnya pencegahan,โ pesan Sulman di hadapan peserta apel.
Sulman menegaskan bahwa imbauan ini sejalan dengan surat kewaspadaan yang telah dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia juga memaparkan hasil rapat bersama Forkopimda Kepulauan Meranti yang menyebutkan bahwa dari dua kasus tersebut, satu pasien sempat menjalani perawatan di UPT RSUD Meranti dan meninggal dunia pada 20 September 2025 setelah empat hari dirawat. Sementara itu, satu pasien lainnya tengah menjalani isolasi mandiri dan dalam pengawasan tenaga kesehatan UPT Puskesmas.
โNamun demikian, kedua pasien ini masih berstatus suspek dan hasil pemeriksaan laboratorium belum keluar. Jadi kita perlu tetap waspada, tetapi jangan panik,โ jelas Sulman.
Lebih lanjut, Sulman menegaskan bahwa Kementerian Agama mendukung penuh langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah serta Forkopimda Kepulauan Meranti. Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar masyarakat tetap merasa aman dan teredukasi dengan baik.
Apel pagi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kedisiplinan dan kebersamaan ASN dalam menjalankan tugas pelayanan publik, sekaligus meningkatkan kesadaran menjaga pola hidup sehat di tengah ancaman penyakit menular. (t)