0 menit baca 0 %

Dua orang Penyuluh Agama Islam Kemenag Kampar Berikan Materi dan Praktek Penyelenggaraan Jenazah bagi Peserta didik SLTP / SLTA se Kec. Banginang Kota

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )--Dua orang  Penyuluh Agama Islam Fungsional Kec. Kampar Elmi  dan Kecamatan Bangkinang Kota Srifinora memberikan Edukasi Penyelenggaraan Jenazah kepada 50  peserta didik  angkatan I yang terdiri dari siswa  Putri  SMP 1, SMP, 2, SMP Muhammadiyah, SMA 1, SMA 2,  SMA Muhammad...

Kampar ( Kemenag )--Dua orang  Penyuluh Agama Islam Fungsional Kec. Kampar Elmi  dan Kecamatan Bangkinang Kota Srifinora memberikan Edukasi Penyelenggaraan Jenazah kepada 50  peserta didik  angkatan I yang terdiri dari siswa  Putri  SMP 1, SMP, 2, SMP Muhammadiyah, SMA 1, SMA 2,  SMA Muhammadiyah dan SMK  se Kecamatan Bangkinang Kota, Kegiatan  tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Camat Bangkinang Kota, Selasa, 29/10/2024.

Camat Bangkinang Kota  Minda dalam arahannya menyampaikan tujuan dilaksanakan kegiatan ini  adalah untuk membekali siswa sehingga siap terjun di masyarakat. “Pelatihan penyelenggaraan  jenazah dapat memberikan bekal siswa sehingga mampu mempraktikkan dalam kehidupan bermasyarakat. Anak-anak tidak sekadar memahami materi  secara teoritis, melainkan juga mampu merealisasikannya,” ungkap Minda

“Tata cara memandikan, mengkafani dan menshalatkan jenazah hukumnya fardu kifayah, sehingga seluruh umat Islam wajib memahami, mengetahui, dan melaksanakan tata cara mengurus jenazah mulai dari memandikan, mengkafani, mensalatkan dan menguburkan,” kata Minda saat membuka acara Pelatihan ini.

Diterangkan Minda  kegiatan ini merupakan Angkataan I yang diikuti 50 orang siswa putri dengan menggunakan metode ceramah, dengan memberikan materi ilmu pengetahuan secara teori dan praktek.

Minda menambahkan, kegiatan pelatihan ini akan diadakan dua Angkatan untuk angkatan II akan dilaksanakan besok rabu, 30  Oktober 2024  kepada peserta didik Putra dilokasi yang sama

Penyelenggaraan jenazah merupakan tugas mulia apabila dilakukan dengan cara ikhlas akan membawa keberkahan dalam hidup. Kita menginginkan kegiatan ini akan melahirkan generasi-generasi baru yang memahami penyelenggaraan jenazah sesuai syariat,” harapnya.

Sementara itu Penyuluh Agama Islam  Fungsional  Elmi  dan Srifinora dipercakan sebagai narasumber  pada kegiatan ini  memberikan materi  meliputi tata cara memandikan, mengkafani, menshalatkan, hingga menguburkan jenazah. 

Elmi menyampaikan materi secara rinci, disertai dengan penjelasan mengenai pentingnya memahami syarat dan ketentuan dalam setiap tahapan pengurusan jenazah sesuai dengan ajaran Islam.

Tidak hanya memberikan teori, peserta juga melakukan praktik langsung secara bergantian, mulai dari memandikan hingga mengkafani jenazah dengan perlengkapan yang telah disiapkan. 

Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap peserta dapat memahami dan mempraktikkan tata cara yang benar dalam pengurusan jenazah. Ungkap Elmi ( Fatmi/Cicy )