Bengkalis (Kemenag) โ Dua orang Penyuluh Agama Islam Ahli Muda dari KUA Kecamatan Bengkalis, yakni Firdaus, Lc., MH dan Ramlan, S.Pd.I, turut serta dalam Webinar Internasional bertajuk "Menata Kata, Menebarkan Cinta: Mempromosikan Kolaborasi Lintas Iman dalam Melawan Ujaran Kebencian", yang diselenggarakan secara daring.
Kegiatan ini diinisiasi sebagai bagian dari upaya global untuk membangun komunikasi lintas iman yang sehat dan harmonis serta mengedepankan peran agama dalam meredam potensi konflik sosial akibat ujaran kebencian.
Dalam webinar tersebut, para peserta mendapatkan materi dari para pakar lintas negara yang membahas pentingnya penggunaan narasi damai dalam kehidupan sosial keagamaan. Firdaus dan Ramlan mengaku sangat mengapresiasi kesempatan ini karena dapat menambah wawasan dan strategi baru dalam membina masyarakat agar senantiasa menjunjung tinggi toleransi dan menghargai perbedaan.
โKegiatan ini sangat relevan dengan tugas penyuluh agama yang tidak hanya menyampaikan pesan-pesan keagamaan, tetapi juga menjaga kerukunan umat dan menjadi jembatan dalam keberagaman,โ ujar Firdaus.
Sementara itu, Ramlan menambahkan bahwa kolaborasi lintas iman perlu terus dibangun, terutama di tengah derasnya arus informasi dan opini yang terkadang memecah belah.
Dengan mengikuti kegiatan ini, kedua penyuluh berharap dapat mengimplementasikan nilai-nilai cinta kasih dan toleransi dalam setiap bimbingan dan penyuluhan yang mereka lakukan di tengah masyarakat.