0 menit baca 0 %

Dua Santri Ibnu Jarir Wakili Riau di Ajang MQK Nasional 2025 di Makassar

Ringkasan: Pekanbaru ( Kemenag )---Prestasi kembali ditorehkan oleh para santri Pondok Pesantren Ibnu Jarir, Bangkinang Kota Kabupaten Kampar. Dua orang santri terbaik dari pondok ini berhasil memastikan diri melaju ke ajang Musabaqah Qira atil Kutub (MQK) Nasional 2025 yang akan diselenggarakan di Makassar, S...

Pekanbaru ( Kemenag )---Prestasi kembali ditorehkan oleh para santri Pondok Pesantren Ibnu Jarir, Bangkinang Kota Kabupaten Kampar. Dua orang santri terbaik dari pondok ini berhasil memastikan diri melaju ke ajang Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Nasional 2025 yang akan diselenggarakan di Makassar, Sulawesi Selatan.

Seleksi ketat telah mereka lewati di tingkat Provinsi Riau. Dari delapan nama yang sempat diumumkan sebagai perwakilan cabang lomba, hanya enam yang lolos ke tahap uji ulang. Di antaranya: Miftah Al Khair (Juara 1 Hadist dan Ilmu Hadist), Akhdan Febri Hermansyah (Juara 3 Tafsir), Hanif Makruf (Juara 3 Akhlak), Rahmad Rifki Pratama (Juara 2 Hadist), Khalilurrahman (Juara 1 Fiqh), dan Rifqi Raihanul Islam (Juara 2 Tarikh).

Setelah tahap uji lanjutan, dua santri Ibnu Jarir resmi dinyatakan lolos sebagai utusan Provinsi Riau untuk MQK Nasional, yakni:

Miftah Al Khair (Hadist dan Ilmu Hadist)

Akhdan Febri Hermansyah (Tafsir dan Ilmu Tafsir)

Sementara satu nama lainnya, Hanif Makruf, masih menanti hasil seleksi final dari cabang yang diikutinya.

Kebanggaan tak bisa disembunyikan dari para pembimbing. Ustadz Ahmad Fauzi, salah satu pembina utama, mengungkapkan rasa harunya atas kerja keras dan konsistensi santri dalam menempuh proses pembelajaran yang panjang dan mendalam.

“Ini adalah hasil dari ketekunan mereka. Mereka bukan hanya belajar untuk lomba, tapi menekuni ilmu dengan keikhlasan,” ucapnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Ibnu Jarir, Ustadz Irfan, turut memberikan apresiasi atas capaian ini. Ia menyampaikan bahwa semangat juang dan kerja sama antara santri dan pembimbing menjadi kunci keberhasilan.

“Saya bangga melihat semangat para santri, dan saya berharap ini menjadi inspirasi bagi santri lain untuk terus berprestasi dalam jalur keilmuan,” ungkapnya.

Dengan semangat yang menyala dan persiapan yang matang, para santri Ibnu Jarir kini siap mengharumkan nama pesantren, Kabupaten Kampar, dan Provinsi Riau di panggung nasional. Mereka diharapkan mampu menunjukkan bahwa pesantren adalah pusat ilmu yang mampu bersaing dan unggul dalam berbagai ajang keilmuan. ( Hms PP Ibnu Jarir / Fatmi )