0 menit baca 0 %

Dua Siswa MAN 1 Kampar Meraih Juara Kategori Da'i di Ajang ICONIC 2024

Ringkasan: Kampar ( Kemenag ) -- Prestasi gemilang kembali ditorehkan siswa-siswa MAN 1 Kampar.  Dalam ajang Lomba  dai & daiyah, Islamic National Competition ( ICONIC) Tahun 2024  yang ditaja BKIM Unversitas Riau   yang dilaksanakan  Kamis s/d Jumat 24 s/d 25 Oktober 2024 secara online.

Kampar ( Kemenag ) -- Prestasi gemilang kembali ditorehkan siswa-siswa MAN 1 Kampar.  Dalam ajang Lomba  dai & daiyah, Islamic National Competition ( ICONIC) Tahun 2024  yang ditaja BKIM Unversitas Riau   yang dilaksanakan  Kamis s/d Jumat 24 s/d 25 Oktober 2024 secara online.

Universitas Riau sebagai penyelenggara kegiatan, berterima kasih atas partisipasi  Siswa dan siswi  SMA/MA sederajat sehingga 18 peserta  dapat  mengikuti lomba Dai' dan Da'iyah 

Adapun  perlombaan di gelar dalam  ICONIC 2024 ini diantaranya :

1.Tilawatil Qur’an (Mahasiswa/i se Infonesia)
2. Karya Tulis Ilmiah Qur’an (Mahasiswa/i se-Riau)
3. Infografis (Mahasiswa/i se Indonesia)
4. Da’i/Da’iyah (Siswa/i SMA Sederajat se-Indonesia)
5. Nasyid (Mahasiswi/Muslimah se-Riau)
6. Microblog (Muslimah se-Indonesia)

Dalam Kategori lomba  Da'i dan Da'iyah ini dua orang peserta MAN 1 Kampar M. Tanzil Mubarak dan Putra Ramadhan berhasil keluar sebagai pemenang 1 dan II  M. Tanzil mengangkat Thema dengan judul  "Teladan Rasulullah  bagi Pemuda Milenial Dalam Membangun Agama dan Bangsa" sedangkan Putra Ramadhan dengan thema  " Peran pemuda Untuk Indonesia Unggul "

Kepala Madrasah Bustanuddin  merasa bersyukur atas pencapaian ini. “Alhamdulillah Program Ekstrakurikuler Dakwah bisa mencetak calon - calon generasi dai dan Daiyah dimasa depan.

“Semoga dengan pencapaian ini menjadi motivasi Bagi seluruh siswa MAN1 Kampar  untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama baik madrasah”. Ujarnya.

Sementara itu, pembimbing, MAN 1   Kampar Asep Hidayat  mengungkapkan, bahwa menjadi penceramah harus banyak belajar dan berlatih. Momen-momen kompetisi seperti inilah dibutuhkan untuk mengasah kemampuan yang dimilikinya.

Semakin sering berkompetisi akan semakin mematangkan kemampuan siswa itu sendiri. Imbuhnya.

Dengan melihat perkembangan global seperti sekarang ini, masanya tekhnologi canggih generasi muda harus sikapi baik, senantiasa membentengi diri melalui iman dan takwa kepada Allah dengan jalan selalu aktif di masjid Ucap Asep ( fatmi/Cicy )