0 menit baca 0 %

Dua Siswa MAN 4 Kampar Jadi Bujang dan Dara Kontingen Kampar di OMI 2025 Riau

Ringkasan: Kampar  ( Kemenag ) Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Kampar Plus Keterampilan. Dua siswa terbaik, Zahratul Sri Hanifah dan Radhin Naufal Abdillah, terpilih sebagai Bujang dan Dara Kontingen Kabupaten Kampar dalam pembukaan Olimpiade Madrasah Indones...

Kampar  ( Kemenag )– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Kampar Plus Keterampilan. Dua siswa terbaik, Zahratul Sri Hanifah dan Radhin Naufal Abdillah, terpilih sebagai Bujang dan Dara Kontingen Kabupaten Kampar dalam pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 Tingkat Provinsi Riau yang digelar di MAN 3 Pekanbaru, Rabu (1/10/2025).

OMI 2025 merupakan wadah kompetisi ilmiah dan keterampilan siswa madrasah se-Indonesia. Khusus di Riau, ajang ini mempertemukan para pelajar terbaik dari seluruh kabupaten/kota. Kabupaten Kampar sendiri mengirimkan puluhan siswa sebagai peserta berbagai cabang lomba, dengan dukungan penuh dari madrasah, guru, dan pemerintah daerah.

Dalam suasana meriah, Zahratul dan Radhin tampil anggun mewakili Kampar sebagai Bujang dan Dara. Keduanya mengenakan pakaian khas daerah dengan penuh percaya diri, menyambut kehadiran kontingen dari berbagai daerah.

Kepala MAN 4 Kampar, Arjuniwati, S.Pd., M.Pd., yang juga menjabat Ketua Forum Induk Kelompok Kerja Madrasah Ketua (FIKKM), hadir langsung memberikan semangat. “Terpilihnya Zahratul dan Radhin sebagai Bujang dan Dara kontingen Kampar adalah kebanggaan besar. Mereka tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga mengangkat nama madrasah dan daerah. Semoga kepercayaan diri mereka bisa menularkan energi positif kepada seluruh peserta dari Kampar,” ungkap Arjuniwati.

Kehadiran guru pembimbing, Yusfida Erma, M.Pd. dan Fitria Ariyanti, S.Pd., menjadi bukti nyata pendampingan penuh madrasah terhadap siswa. “Zahratul dan Radhin memiliki karakter dan kepribadian yang kuat. Mereka pantas menjadi representasi Kampar di tingkat provinsi. Kami berharap pengalaman ini menambah wawasan, rasa percaya diri, dan semangat juang mereka,” ujar Yusfida Erma, M.Pd.

Sementara itu, Fitria Ariyanti, S.Pd. menegaskan bahwa momentum ini juga melatih siswa untuk tampil sebagai generasi madrasah yang membanggakan. “Ini bukan hanya tentang penampilan luar, tetapi juga bagaimana mereka menjadi teladan bagi teman-teman yang lain. Kami yakin pengalaman ini akan menjadi bekal penting untuk masa depan mereka,” katanya.

Bagi Zahratul Sri Hanifah, kesempatan ini menjadi pengalaman tak terlupakan. “Saya sangat bersyukur dan bangga bisa dipercaya mewakili Kampar. InsyaAllah saya akan menjaga nama baik madrasah dan daerah, serta berusaha memberikan yang terbaik,” ungkapnya dengan senyum penuh semangat.

Senada dengan itu, Radhin Naufal Abdillah menyampaikan rasa haru dan syukurnya. “Tampil sebagai Bujang Kampar di ajang sebesar ini adalah sebuah kehormatan. Saya berharap bisa menginspirasi teman-teman agar terus percaya diri, berprestasi, dan membawa madrasah kita semakin dikenal luas,” ujarnya.

Selain tampil sebagai Bujang dan Dara, MAN 4 Kampar juga mengirimkan siswi terbaiknya, Indri Aurelya dalam bidang studi Kimia di OMI 2025 tingkat Provinsi Riau. Kehadirannya tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai duta madrasah yang membawa misi besar: mewujudkan generasi berilmu, berakhlak mulia, dan berdaya saing tinggi.

Partisipasi aktif ini semakin menegaskan peran MAN 4 Kampar sebagai madrasah yang konsisten mencetak prestasi, baik di bidang akademik, seni, maupun pengembangan diri siswa. (kj)